Rabu, Agustus 12, 2009

Cerita Senja Dari Belitang

(Bergaya sebentar di Tugu Belitang, Jl. Jend. Sudirman BK 10, Gumawang - Belitang. Tugu kebanggaan warga Belitang nih...)

Selalu ada semangat untuk mencoba hal baru, pengalaman baru. Selama bekerja di Super Bimbel GSC, mungkin ini kesempatan pertamaku untuk tugas luar kota. But, fiuh... untung gak lama-lama. Bisa berabe kalo lama... Aku ingin tetap di area Palembang untuk saat ini. Well, kisah bermula ketika niat para petinggi Super Bimbel GSC untuk membuka cabang baru di wilayah Sumatera Bagian Selatan. Nama Belitang pun muncul di briefing pertama.
Belitang sebenarnya bukan ibukota kabupaten. Ia sebuah kecamatan di Kabupaten OKU Timur. Namun, dari data GSC, banyak siswa asal Belitang yang tanpa promosi ke sana, ternyata banyak yang ikut bimbel program intensif SNMPTN di GSC Palembang. Kali pertama survey ke sana, kita pergi rombongan, jadi aku sendiri lebih suka membayangkannya sebagai jalan-jalan. Hee... Walau kita emang langsung kerja, lobi beberapa sekolah, mencari gedung calon outlet GSC, dll.
Ada event awalan yang dilakukan sebelum benar-benar membuka cabang baru. Yups, kita mengadakan Try Out Super Akbar Ujian Nasional GSC 2010.

(Rumah Makan Tapak Kata di Desa Sukabumi. Kami makan pindang tulang di sini, harga 1 porsi Rp 15.000,- Oya, rumah makan ini berdiri tepat di pinggir Sungai Komering)

Try out sendiri berlangsung di Aula SMA Negeri 1 Belitang, hari Minggu, tanggal 9 Agustus 2009. Ada dua sesi, sesi 1 untuk 6 SD dan 9 SMP, dan sesi 2 untuk 12 SMA. Nah, aku dan Happy (rekan sekerjaku) ditugaskan berangkat terlebih dahulu ke Belitang untuk memastikan tempat, memastikan outlet, dan menarik kwitansi pendaftaran try out.
Tugasku emang gampang-gampang susah. Kalo gak mo dibilang, sedikit tapi banyak... Banyak tapi dibawa seneng aja. Hehehe... Jadi, aku berangkat ke Belitang bersama Happy pada hari Rabu/5 Agustus 2009. Kami naik travel APV Arena hitam yang sudah kami pesan sehari sebelumnya di pangkal proyek (Jembatan Ampera). Oya, ongkos travel Palembang-Belitang Rp 60.000,- dan untuk itu kami pun minta jemput dari Km. 5.

(Mmm... Yummy! Ini nih, sate kambing Warung Bu Rita yang ada di Belitang. Enak banget lho! Satu porsi harganya Rp 16.000,- Coba di Palembang juga ada ya....)

Perjalananku menuju Belitang dan kembali lagi ke Palembang alhamdulillah berjalan lancar. Kami tiba di Belitang itu pukul 1 siang. Langsung check in di Hotel Tiara kamar nomor 102. Ini hotel paling bagus di Belitang lho... Kalo gak salah, di Belitang cuma ada 3 hotel, Hotel Tiara, Hotel Indra Puri dan Hotel Lolyta (BK 9). Kalo Hotel Lolyta itu kejauhan dari wilayah yang akan kami kitari. Nah, kalo Hotel Indra Puri, katanya agak gak aman. Jadi, pilihan satu-satunya hanya Hotel Tiara. Kita ambil Kamar Deluxe (ada tv dan kamar mandi dalam) yang harga per malamnya Rp 150.000,-
Fasilitas di hotel ini lumayan kok! Gratis sarapan pagi, milih: nasi goreng atau mie goreng dan teh atau kopi. Trus, tiap pagi kamar dibersihin, dan akan ada 2 botol Aqua. Oya, juga ada tv. Tapi sayangnya, kita cuma bisa nonton 4 saluran tv: Indosiar, Metro TV, TPI, dan Anteve. Ampun deh... Padahal tayangan-tayangan favorit aku ada di Trans Corp. Tapi, yaa... Untung masih bisa nonton Take Me Out dan Take Him Out. Hee...

(Hotel Tiara tampak depan. Kiri-kanannya ada pohon mangga yang menggoda untuk diambil buahnya. Hehehe...)

Hari-hari di Belitang disibukkan dengan berkeliling ke sekolah-sekolah yang ada di Belitang. Karena jumlahnya cukup banyak, sekitar 20 sekolah, jadinya aku bagi wilayah kerja dengan Happy. Aku kebagian ngurus ke sekolah : SMAN 1, MAN, SMA LPB, SMA PGRI, SMA Muhammadiyah, SMPN 2, SMP LPB, SMP Muhammadiyah, MTSN, dan SDN 4. Usai menarik semua kwitansi, aku yang juga bawa laptop, bertugas merekap ulang semua data itu. Lumayan... 600 lebih data... :)
Tugas kami tak berhenti hanya di situ. Kami juga harus memastikan tempat try out dan lobi outlet. Untungnya, semua berjalan lancar sesuai harapan. Tempat dan sarana kursi sudah dipastikan, begitu pula dengan rencana gedung yang akan disewa untuk dijadikan outlet Super Bimbel GSC Belitang. We are super girls... Hohoho!

(Suasana kamar penuh kenangan. Kalo udah di kamar, aku lebih suka buka laptop ketimbang nonton tv. Itu Happy yang tengah sibuk ngitung-ngitung kwitansi.)

Kalau malam sudah tiba, saatnya buat kami cari makan. Tempat makan di Belitang emang terbatas, secara kita kemana-mana juga gak ada kendaraan. Untuk ke sekolah-sekolah, kita harus sewa ojek. Jasa angkutan umumnya gak ada. Ampun dah... Nah, kalo naik ojek, untuk satu tujuan lokasi yang nyatanya cukup dekat, kita akan ditarik Rp 5.000,- Weleh-weleh...
Oya, kembali ke tempat makan... Jadi selama di Belitang, aku mencatat ada 2 tempat makan enak: Warung Sate Bu Rita dan Lesehan Ayam Bakar Jama-Jama. Nih, ayam bakar yang lumayan banget, harganya juga pas di kantong, satu porsi Rp 7.000,- Oya, nih yang jual juga penuh gaya lho. Hehehe... Iya, abis pada pake kaos seragam warna abu-abu atau hijau. Yang jual cowok semua... Ah, buat Happy aja lah.... Hee...

(I love this life: with my laptop dan keripik emping manis pedas... Klop banget!)

Kalo lagi sendirian di kota orang kayak gini, orang yang selalu kuhubungi cuma satu. Ya, siapa lagi kalo bukan suami tercinta... Obrolan kita gak berat-berat, kalo gak mo dikategorikan ngalor ngidul, asal ketawa! Hehehe...
Oya, gara-gara di Belitang, kondisi badanku juga tambah keluar kontrol. Ampun dah.... berat badanku over weight! Jadinya kalo liat fotoku mesti langsung aku hapus. Tembem banget pipinya... badannya... Apalagi di Belitang ketemu keripik emping manis pedas... Enak banget! Aku sampe beli 3 bungkus (1/2 kilo dengan harga Rp 9.000,-/bungkus) untuk ngemil. Hee... Godaan yang begitu beratnya.... :P

(Wajib diet lagi pasca pulang dari Belitang!!! Hee... Nih, foto di resepsionis hotel, abis beli kaos khas Belitang)

Orang-orang di Belitang baik-baik, kok! Mungkin cuma ada 1 sekolah yang kurang membuka untuk GSC. Ntar juga nyesel sendiri... Hehehe... Selain itu, semuanya welcome. Siswa-siswanya juga antusias. Pengalaman pelaksanaan try out sendiri juga menunjukkan itu. Kami senang sekali dengan pengalaman itu. Capek sih, capek, tapi puas. Ingat ketika di sesi 1 harus mengawas siswa kelas 6 SD. Gila, semua pada belum ngerti cara penggunaan Lembar Jawaban Komputer (LJK). Jadinya, kita harus menerangkan satu persatu.
Siswa yang try out lebih disiplin kalo dibandingkan dengan siswa di Palembang. Pada cepet ngerti untuk diam, ketika diingatkan harus mengerjakannya sendiri-sendiri. Sehingga ketika hasil try out diumumkan, kita tahu, itu murni hasil kerja mereka sendiri-sendiri.

(Suasana try out di Aula SMAN 1 Belitang)

Sempat tar-tir ketika try out dilaksanakan, hehehe... Iya, masalahnya Belitang mati lampu di hari Minggu itu. Untung SMAN 1 Belitang ada genzet. tapi, genzet sempat bermasalah, sampai-sampai kita harus lakukan plan B. Fiuh, untungnya Tuhan masih sayang sama kita-kita. Jam 5 tepat, genzet kembali hidup. Jadi, kita bisa segera memeriksa hasil try out dengan menggunakan OMR. Seminar pun bisa berjalan sempurna, karena laptop dan infocus pun bisa kembali berfungsi. Rombongan GSC yang baru datang hari Sabtu, pulang duluan ketika try out usai dilaksanakan. Yee... dateng paling lambat, pulang paling cepat. Hehehe... :)
Malam menjelang hari Senin, aku sendiri masih disibukkan dengan mem-burning CD kosong untuk diisi dengan hasil try out dan materi seminar. Untuk besoknya akan dikirimkan kembali ke seluruh sekolah yang telah menjadi tempat pendaftaran Try Out Super Akbar Ujian Nasional GSC 2010 di Belitang.

(Para jawara TO Super Akbar UN GSC 2010 di Belitang)

Ketika akhirnya bisa kembali ke rumah, aku dan Happy berangkat dari Belitang pada hari Senin/10 Agustus 2009 pukul 12 siang. Sama, kami naik travel lagi seharga Rp 60.000,- tapi kali ini naik Kijang warna abu-abu. Sempet sewot sama sopirnya. Cos, janjinya satu baris kursi hanya diisi 3 orang, tapi ketika ada penumpang di jalan, ia ajak juga. Jadinya, berempat tuh... Tapi, walau akhirnya, jadi ngobrol-ngobrol juga dengan penumpang yang baru naik itu, juga dengan sopirnya... Hee...
Untuk perjalanan ke Palembang ini, kami tidak berhenti di rumah makan. Jadi bisa sampai di rumah pukul 5 sore. Aku langsung mandi dan tidur. Hahaha... I love you, my bad room....

(Saat senja bersama GSC'ers di halaman Aula SMAN 1 Belitang)

Kalo besok-besok lagi disuruh keluar kota, kayaknya gak ada salahnya dicoba. Tapi, emang sih... lebih enak kalo rombongan. Seru!!! Paling menghindar itu kalo harus sendirian, ato ditugaskan untuk lebih dari 1 minggu.... :P
Well, lagi-lagi aku suka pengalaman hidupku. Hidup memang seperti mimpi, hari ini di sini, besok di sana. Cuma, aku selalu berharap, di manapun aku berada, aku bisa bahagia. Hee.... :)

Rabu, Juli 22, 2009

Temenku di SMUN 17 Palembang Itu.....

PERMAINAN "MENGENAL TEMANMU"
HALAL BI HALAL ALUMNI SMUN 17 PALEMBANG ANGKATAN 3
Hilal House/Selasa, 16 Oktober 2007

Waah, pegelnya masukin artikel satu ini... Hehehe, tapi puas juga kalo udah bisa dibaca oleh semuanya. Nih, permainan "Mengenal Temanmu" ketika Reuni Alumni Angkatan 3 SMUN 17 Palembang diadakan. Hehehe... Aku gak mo nulis banyak-banyak untuk prakatanya. Pokoknya silahkan dibaca & dikoment aja sebanyak-banyaknya. Hee...

Pertanyaan:
1 = Siapa nama orang di sebelah kananmu?
2 = Ciri/karakter yang paling kamu ingat tentang dia?
3 = Kenangan/pengalaman apa yang paling kamu ingat tentang/dengan dia?
4 = Adakah hal yang harus dirubah darinya? Kalau ada apa?
5 = Berikan penilaianmu tentangnya!
6 = Profesi apa yang menurutmu paling cocok untuknya?

No. 1 2 3 4 5 6
  1. 1) Ummi Triana; 2) Tinggi, putih, cantik, agak cerewet; 3) Perpisahan di IPA 4, suka-duka bareng selama 1 kelas. Cukup perhatian sbg temen; 4) Cerewet; 5) Baek n enak diajak gosip. He2; 6) Penyiar
  2. 1) Nyunyun; 2) Pendiam, hitam manis, mesem2; 3) Apa ya??; 4) Putihkan kulit sedikit. Jangan mentang-mentang kerja di perusahaan semen, jadi ikut-ikutan kayak semen. He2…; 5) Kalo disuruh kasih range 1-10, nilainya 7,99999…; 6) Ya profesinya sekarang, di tempat semen…
  3. 1) Guguk; 2) Gilo betino; 3) Cari cewek: 4) Tidak; 5) Ok!; 6) Tim Pelacak!
  4. 1) Msy. Fadilah; 2) Kurus, tinggi, hitam manis; 3) Maen ke rumah Dilla; 4) Oh iya, gemukin badannya, ya Dil! Dikit aja tapi…; 5) Good… good… Dah temenan sejak SMP; 6) (Tidak diisi)
  5. 1) Kuncoro Kurniawan (Coro); 2) Jerawat paling gede se-17, dihidung pula; 3) Telat sholat Jumat gara-gara kebanyakan ngobrol, telatnya diliat satu kampung pula; 4) Kulitnya itu lho, diputihin dikit kek; 5) Awesome, greatest friend among; 6) Dokter cinta, hwakakak…!
  6. 1) Demon; 2) Seru & suka mengaum. Gak ada dia gak rame!; 3) Contekan, dia sebagai sumber jawaban Biologi; 4) (Tidak diisi); 5) Gak ada lo gak rame; 6) Guru TK, hahaha… Just kidding
  7. 1) Ewin; 2) Kurus, hitam pahit, ngawak, bonding (tapi dulu); 3) Ketika berganti rambut dari keriting jelek, ke lurus dak keruan. Pas ditanyo, "Win, bonding caknyo??" Dengan enteng dio jawab, "Idak, cuma ganti samphoo."; 4) Kalo gemukan dikit, siapo tau rejekinyo beda… He…; 5) Jadilah…; 6) Walaupun berat ngomongnyo tapi nak diomongi jugo… "Kontraktor"
  8. 1) Danil; 2) Kelakar, galak ngolake, hobby samo; 3) Minggat bareng; 4) Tinggike badan tu; 5) Best friend; 6) Pelawak
  9. 1) Aulia; 2) Galak ngota'i; 3) Hampir mati ketumbur mobil; 4) Rainyo; 5) 10 dari 10; 6) Preman
  10. 1) Rizky Boski; 2) Cool, gaya bos2. Agak chicken kalo deket cewek; 3) Dideketin cewek, malah ngejauh; 4) Ada, kurusin dikit badan tuch; 5) Dibalik ke"grogian"nyo deket cewek, dio tuch berhati lembut, perasa, sayang keluargo; 6) Tentara, pemilik perusahaan
  11. 1) Sari; 2) Lugu; 3) Teman ekskul; 4) Tidak ada; 5) (Tidak diisi); 6) Ibu RT
  12. 1) Indah Puspita; 2) Baek, pintar, gaul; 3) Cerita2 bareng, trus sampe aq mukanya merah/malu gara2…; 4) She's perfect enough; 5) (Tidak diisi); 6) Dah cocok kok sbg Bu Dokter
  13. 1) Maya; 2) Baik, supel, suaranya lucu; 3) Maya Ayam; 4) Gak ada. Mungkin kalo dah deket, baru tahu yang baik atau gaknya; 5) Rame; 6) Guru Bahasa Mandarin
  14. 1) Marisa Syamsi alias Bejo; 2) Lebos, manislah (sedikit), pipinya; 3) Marahan dengan Bejo; 4) Sedikit feminim; 5) Pelit, lucu, ribut, tapi temen sejati; 6) Dokter Gigi
  15. 1) Maipe; 2) Baik hati + rambut keritingnyo, murah senyum, dak pernah marah; 3) Pernah nari bareng sebelum Ipo pake jilbab; 4) Caknyo dak ado; 5) 9 (1 - 10); 6) Dokter (la ceto)
  16. 1) Chitra Anggraini; 2) Imut, manis, cool; 3) Seru-seruan nginep bareng, jalan bareng; 4) (Tidak diisi); 5) Cool, calm, smart, diam-diam menghanyutkan; 6) Dokter
  17. 1) Tina Saputra; 2) Always senyum karena orangnya ramah banget, supel; 3) Jalan-jalan di Yogya; 4) Tidak ada. Tetaplah menjadi Tina yang ceria; 5) Nilainya 80 aja, tapi 100 bwt aku; 6) Arsitek
  18. 1) Hadi; 2) Hadi dipanggil si Black karena skinnyo yang begitu. Orangnyo lucu & galak ngawaks; 3) Nongkrong di kantin bareng-bareng; 4) Badannyo dikurusin yo, Di…; 5) Hadi tuh baek, galak nyuci piring. Caknyo setia jugo dengan Gana; 6) Buka Restoran Pindang Pegagan
  19. 1) Fahd Badrun; 2) Baik, penurut, terkadang suka gak jelas gitu deh…; 3) (Tidak diisi); 4) Lebih taat ibadah ya; 5) Be a nice person; 6) Pe-eN-eS
  20. 1) Peni (Dwi Indira Setyorini); 2) Lucu, panikan, sedikit ceroboh tapi rajin; 3) Banyak banget, kan sudah bareng dari zigot sampe sekarang. Paling seru kalo liat orang lain bingung bedain kami; 4) Ada, jangan terlalu panik & kalo marah jangan meledak-ledak; 5) Peni baek, bisa menempatkan diri kapan harus jadi dewasa & kapan harus sedikit kekanakan; 6) Dokter kayaknya sudah cocok
  21. 1) Awang (Aditya Wirawan); 2) Spontan, lucu, pinter, sering nyeletuk yg tidak penting; 3) Seorang yang punya solidaritas tinggi, baek hati, rajin menabung; 4) Sifat kekanak2annyo; 5) 9,75; 6) Esmud (Eksekutif muda nan imud)
  22. 1) Arma; 2) Konyol, sok cool; 3) Nyari DVD one piece; 4) Jangan banyak nyantai, TA tu selesai ke la; 5) Enam; 6) Pekerja seni
  23. 1) Nurfanida Libriyanti; 2) Smart, grumble, strong, don't know n don't care; 3) Waktu ceramahin diriku tentang jilbab; 4) Ada. Harus lebih feminim & lemah lembut ajah; 5) A+; 6) Dokter kandungan
  24. 1) Adrian; 2) Monot, pinter (tapi hati2, diem2 ngabesin), pendiem kalo deket cewek; 3) Maen kelereng bareng abis dari ngaji; 4) Nothing; 5) Baek 6) Fiscus
  25. 1) Wahyudi; 2) Jenongnya; 3) Masa2 balek bareng pas panwis, masa2 traktiran (walau harus dipakso dulu); 4) Jenongnyo… Hehe… Bukan ding, tapi harus lebih bisa menentukan sikap. Jangan plin-plan; 5) Good man… tapi harus lebih dewasa; 6) Auditor
  26. 1) Adit; 2) Gak punya karakter; 3) Biliar bareng di Yk sama kenalan cewek; 4) Lebih jantan; 5) Gak punya nilai; 6) Penyanyi
  27. 1) Niswatil; 2) Minta traktiran terus; 3) Pas masa kuliah; 4) Rajin2 nraktir; 5) Just fine, one and only kemusi's girl; 6) Fiscus
  28. 1) Yoan; 2) Supel, baik hati, jahil; 3) Waktu saya menginap di rumahnya; 4) Tidak ada; 5) Ok!; 6) Manager
  29. 1) Irma; 2) Pendiam/pemalu, baik hati; 3) Setia kawan; 4) Tidak ada; 5) Ok!; 6) Dosen/pengajar
  30. 1) Ahmad Fajar Septian; 2) Anggota PKS, pake kacamata, besak + tinggi; 3) Katek kenangan; 4) Caknyo dak katek; 5) Fajar sudah ok! Dipikir anaknyo diem, dak taunyo malu-maluin; 6) Polisi
  31. 1) Hera; 2) Pendiem, gak begitu deket; 3) (Tidak diisi); 4) Jangan diem2; 5) Pendiem; 6) PNS done
  32. 1) Mardiana; 2) Baik, murah senyum, humoris; 3) Di kelas kami sering diskusi ttg pelajaran, memecahkan soal2 Matematika. Apolagi waktu di IPA 1; 4) Sampai sekarang… Mungkin dak ado yang perlu dirubah; 5) Mardi itu orangnya jujur, baek, manis, lucu, pokoke baek; 6) Sekarang sudah cocok
  33. 1) Yuhestia Rosalin; 2) Tomboy, baek, cuex, males, suka makan; 3) Thanks dah jadi tukang nganter kalo balek kemaleman. Thanks dah jadi guru minggat yang baek. He2; 4) Dak ado yang perlu dirubah, Yuhes yang sekarang sudah manis; 5) Dari 1 sd 1.000, tak kasih 999,99; 6) Jadi mak wong!
  34. 1) Ihsan; 2) Pendiem, gitaris; 3) Sering jadi pemain gitar di beberapa acara; 4) Jangan jalan dewek2, ayolah gabung; 5) Baek, asyik, tapi jarang melok acara kumpul2; 6) Presiden
  35. 1) Hilal; 2) Rame, aktif, ramah-tamah; 3) Waktu nginep semalam bersama di Bandung; 4) Tidak usah, sudah ok kok…; 5) Bagussssss…………..!; 6) Public Relation
  36. 1) Tommy; 2) Tinggi, item, idup, benar2 dak biso melafalkan abjad 18 dengan benar; 3) Always nyela aku; 4) Nope!; 5) No comment, perfect guy; 6) PNS (Udah kan)
  37. 1) Domok (Lia Amelia); 2) Bersemangat, ribut & ceria, pinter bahasa Inggris; 3) Waktu SMA suka ngobrol, ketawa-ketawa, belajar bareng, seru! Dulu Domok belum pake jilbab, pokoknyo Domok tu dulu cak Wong Jepang. Hehe.. Wong Jepang yang pinter debat English; 4) Gak ada; 5) Domok okelah…; 6) Reporter TV. Anggota Dewan juga kali ya
  38. 1) Junaidi; 2) Pernah tabrakan motor; 3) Itulah, kasihan; 4) Lebih baik lagi; 5) Loyal; 6) Broker
  39. 1) Tri Satriadi; 2) Pendiam, pemalu, putih, pipi mudah merah, bibir merah, Nicholas Saputra; 3) Waktu kelas II lagi semangat2nya; 4) Sifat pemalu; 5) Cowok ganteng yang pemalu, low profile. 8,5; 6) Buruh lepas
  40. 1) Ella Amalia; 2) Lucu tapi pemalu dikit, agak latah dikit, panikan; 3) Minggat bareng ke rumah Tri; 4) Yup, sifat agak latah dan cepet panikannya; 5) Orangnya baek, bisa diandalkan; 6) Ya berhubung dia koas, ya dokter dong
  41. 1) Desy Wulansari; 2) Cantik, pinter nari; 3) Sering nonton, makan jalan, nginep bareng, tahun baruan bareng; 4) (Tidak diisi); 5) Cantik, anggun, dewasa; 6) Dokter THT
  42. 1) Megawaty a.k.a Echa; 2) Ngomongnyo nyablak, punyo temen cowok > temen cewek; 3) Apo ye, lupo! Yang pasti dulu sekelas, tapi dak pulok deket nian; 4) Lebih feminim lagi; 5) Tipe yang beda dari aku, jadi teman bisa, tapi mungkin bukan yang dekat. Sepertinya bisa sukses, karena banyak kolega & pergaulannya cukup luas; 6) Yang berhubungan dengan banyak orang
  43. 1) Dian Febrini; 2) Kecil, putih, baek; 3) Bareng ke sekolah, walaupun cuma 1x tapi cukup berkesan krn kami hampir telat; 4) Gak ada; 5) Cabe rawit!!!; 6) Pemandu wisata, jelajah alam
  44. 1) Ratna; 2) Rambut panjang, pinter nari, ceweknyo Fajar; 3) Nari bareng; 4) Dulu sih gaya rambutnyo bae yang harus diubah tapi sekarang dak lagi. La sudah cantik nian!; 5) Nilainya A; 6) Ibu Rumah Tangga
  45. 1) Niki Asilva Perdana Simpati; 2) Imut, menggemaskan dan lucu. Kumisnyo dak tahan… Kacamatanya enak gila; 3) Muter2 nyari one piece (DVD), nyusahi aku sampe ngawani aku keliling Palembang. Maen PS di rumah dio (beladas), besok SPMB masih maen PS; 4) Jangan banyak nian nonton bokep, gantilah komputer tu (Core 2 duo); 5) Men betino aku tembak. Baek jugo. Pinter jugo. Pinter ngota'i wong baek ; 6) PNS
  46. 1) Marni (SBA); 2) Pekerja keras, komunikatif, mengerti seseorang; 3) Bersama membangun Marella 17. Temen curhat; 4) Lebih sabar menghadapi sesuatu; 5) Orang yang enak diajak berteman, open minded girl, cewek yang mempunyai pegangan dan kemauan yang kuat; 6) HR Manager

Jumat, Juli 17, 2009

Corner Tak Terlupakan di SMUN 17 Palembang

PERMAINAN "KEJUJURAN YANG TERTUNDA"
HALAL BI HALAL ALUMNI SMUN 17 PALEMBANG ANGKATAN 3
Hilal House/Selasa, 16 Oktober 2007

Nah, setelah kemaren udah posting hasil maen polling di reuni/halal bi halal ke-6 Alumni SMU Plus Negeri 17 Palembang Angkatan 3. Sekarang, saya mo publikasiin lagi tentang corner tak terlupakan di sekolah kita. Whoo, kalo saya analisis sih, nih tak terlupakan kebanyakan gara-gara cinta deh. Huahaha....
Walaupun, setahu saya juga, gaya pacaran angkatan 3 dulu jadul-jadul, yups, coz pacaran gak jauh bedanya dengan temen belajar sama temen jalan bareng pas pulang sekolah. Hayoo, ngaku, siapa aja dulu yang punya pacar biar bisa dianterin pulang? Hee... Secara SMUN 17 kan letaknya agak menjorok ke dalam. Cailah, bahasanya... Hehehe...
Oke, deh, biar gak tambah penasaran, coba cari, yang mana sih yang dulu kamu tulis pas disuruh nulis... Atau udah berubah lagi sekarang???4. Dimana corner/tempat yang paling mengesankan di SMU 17?

1 Di depan UKS
2 Tempat duduk di depan Ruang 1
3 Kantin
4 Belakang aula & kantin Mak'e
5 Kantin Kak Is, Kantin Mak'e
6 Kantin Mak'e
7 Kursi di depan kelas
8 Lapangan upacara tempat dijemur
9 Kantin Mak'e
10 WC pucuk
11 Kantin Kak Is
12 Under trees…
13 Kantin Mak'e yang lamo
14 Ruangan Bu Wien (Dingin + dak ado yang berani masuk)
15 Tangga di deket WC depan
16 Pojok depan mading
17 Kantin
18 Kantin Mak'e
19 Kantin Kak Is
20 Ruang makan
21 Kantin
22 Belakang aula tengah
23 Kantin Kak Is
24 Kantin
25 Aula
26 Ruang makan, kantin
27 Belakang aula
28 Kantin
29 Kantin
30 Di tempat makan
31 Warung Mak'e
32 Musholla
33 Lapangan tenis
34 Aula pucuk, lapangan tenis
35 Under trees, lapangan tenis
36 Kantin
37 Kantin sekolah, belakang aula
38 Lapangan basket, kantin Mak'e, musholla, perpus
39 Kantin
40 Kantin lah
41 Kantin, di bawah pohon
42 Kantin Mak'e
43 Under trees, kantin Mak'e, lapangan tenis
44 Di mana be
45 (Tidak diisi)
46 Bawah pohon beringin (T4 nunggu tebengan)
47 Under trees
48 Kantin Mak'e
49 Pohon besar di depan WC
50 Bawah pohon jarak
51 Corner! Caknyo lapangan upacara. Banyak kenangannyo sih
52 Kantin, musholla, perpus, aula, kelas (galo-galo)
53 Simpang tigo UKS
54 Kantin, lapangan tenis
55 Lapangan tenis

Kamis, Juli 16, 2009

Kata-kata Pamungkas SMUN 17 Palembang

PERMAINAN "KEJUJURAN YANG TERTUNDA"
HALAL BI HALAL ALUMNI SMUN 17 PALEMBANG ANGKATAN 3
Hilal House/Selasa, 16 Oktober 2007

Beberapa tahun yang lalu, wah, udah lama banget yaaa.... Hahaha, tahun 2007 sih, jadi, sekitar 2 tahun lalu. Ketika ajang reuni angkatan tiga diadakan untuk yang ke-6 kalinya, bener kan, kan yang ke-1 tahun 2002. Saya sempat mengedarkan 2 kertas yang bertajuk Permainan "Kejujuran yang Tertunda" dan Permainan "Mengenal Temanmu". Nah, sebagian berkas-berkas itu masih saya simpan. Dan kebetulan, kemarin ada waktu untuk merekap hasilnya. Lucu-lucu ternyata... Hehehe. Nah, sekarang, buat temen-temen seangkatanku maupun angkatan lain yang kiranya bakal sama jawabannya. Ini hasil untuk satu pertanyaan dari lima pertanyaan di Permainan "Kejujuran yang Tertunda".

Apa kata-kata yang paling kamu ingat ketika sekolah di SMU Plus Negeri 17 Palembang...
1. Benar-benar memalukan!
2. Hijau, hijau, hijau
3. Plus!
4. Anak keju
5. Keju - singkong!
6. Jegek
7. Kedisiplinan
8. Plus. Narkoba no, prestasi yes!
9. Plus
10. Benar… benar… memalukan
11. Benar2 memalukan dari Mak Wien
12. Lupo sudah!!!
13. Unggulan
14. ???
15. Singkong keju
16. Keju & singkong
17. SMU Plusss…
18. Anak keju
19. Singa betina
20. Aku angkatan ke-3 SMUN 17
21. Plus
22. Imtaq dan Iptek
23. Anak keju
24. (Tidak diisi)
25. Singa betina
26. Plus
27. SMU Plus N 17
28. Plus
29. Plus
30. Tempat yang paling indah
31. "Disiplin" kato Bu Wien
32. Jegex
33. SMU 17
34. Singa betina
35. Plus
36. Wien
37. Harus disiplin
38. SMU Plus Negeri 17 Palembang
39. Sekolah favorit (SMU Plus) di Palembang
40. Cake keju
41. Keju dan singkong
42. "Benar2 memalukan!" Bu Wien said
43. Mak Wien. Disiplin
44. Memalukan
45. Plus… plus… plus…! Ngga bgt deh!
46. Singa betina
47. Singkong keju
48. Disiplin
49. Plus…
50. Disiplin
51. Unggul. Selalu diomongke kapanpun, dimanapun, oleh siapapun, dan frekuensinyo sering nian
52. SMU Plus Negeri 17
53. Benar-benar memalukan!
54. Tidak ingat
55. Plus

*) Dari 55 kuesioner yang kembali ke panitia.

Program Kerja Pengurus Pusat IA+17 Palembang Periode 2004-2007

PROGRAM KERJA PENGURUS PUSAT PERIODE 2004 – 2007
IKATAN ALUMNI SMA PLUS NEGERI 17 PALEMBANG
(IA+17 Palembang)

Program kerja Pengurus Pusat IA+17 Palembang Periode 2004–2007 meliputi :
1. Program Pemantapan dan Pengembangan Organisasi
a. Penyebarluasan AD/ART dan peraturan pedoman lainnya kepada seluruh anggota dan calon anggota;
b. Penjelasan secara luas tentang arti dan manfaat berhimpun dalam organisasi IA+17 Palembang;
c. Memantapkan operasionalisasi pengurus secara profesional dalam tugas dan sistem terbaik;
d. Memantapkan koordinasi anggota dalam satu wadah organisasi alumni yang kompak dan solid;
e. Mengoptimalkan iuran, pungutan atau pencarian dana-dana lain secara sah guna membiayai kepentingan gerak organisasi;
f. Pembangunan sekretariat beserta pengadaan fasilitasnya;
g. Penggalangan dana abadi untuk IA+17 Palembang.

2. Program Pengembangan Usaha
- Pembentukan badan usaha di bawah struktur kepengurusan IA+17 Palembang;
- Pembentukan jaringan usaha antar di bawah koordinasi IA+17 Palembang;
- Menyusun pedoman pembagian kesejahteraan tim personil yang terlibat dalam suatu badan usaha.

3. Program Pengembangan Profesi Dalam Bidang Pendidikan
- Meningkatkan peran IA+17 Palembang dalam pembangunan, terutama dalam bidang pendidikan dan pengelolaan manajemen kewirausahaan;
- Meningkatkan kepekaan terhadap isu-isu sentral yang bergulir;
- Berperan aktif dalam memberikan masukan-masukan kepada penentu-penentu kebijakan baik pusat maupun daerah terutama memasuki era otonomi daerah;
- Aktif menyelenggarakan pertemuan-pertemuan ilmiah dengan skala daerah, regional, nasional dan internasional.

4. Program Pengabdian Masyarakat
a. Memberikan masukan-masukan perbaikan sistem pendidikan dan pengajaran (sistem pengajaran, kurikulum dan paradigma/filosofi pendidikan);
b. Membantu para mahasiswa yang memerlukan bantuan dalam menempuh studinya seperti dengan pemberian beasiswa;
c. Melaksanakan kegiatan-kegiatan sosial lainnya secara periodik.

5. Program Pembinaan Anggota
- Pembentukan pusat informasi yang dapat menyentuh seluruh anggota IA+17 Palembang;
- Menyebarluaskan informasi tentang peluang kerja, pendidikan lanjutan, pelatihan dan sebagainya kepada para anggota yang membutuhkan;
- Melaksanakan kegiatan pulang kampus secara periodik untuk keakraban sesama anggota;
- Membuat pengaturan pembagian kesejahteraan kepada pengurus pusat, daerah dan cabang;
- Pembentukan bulletin atau jurnal yang terbit secara berkala dengan memuat segala aktivitas IA+17 Palembang dan informasi dari anggotanya.

Pengurus Pusat IA+17 Palembang 2004 - 2007
Ketua Umum : Henderi Gunadi (Angkatan 3)
Sekretaris Umum : Sumarni Bayu Anita (Angkatan 3)
Bendahara Umum : Nurfanida Librianty (Angkatan 3)

*Berdasarkan AD/ART, kami menyadari kepengurusan ini seharusnya sudah berakhir tahun 2007 kemarin. Namun pergantian belum bisa dilaksanakan karena sesuai AD/ART harus melalui Munas. Untuk itu, kami menghimbau perwakilan setiap angkatan untuk bisa bargabung dalam usaha kita bersama untuk melaksanakan Munas dalam waktu dekat. Dalam hal ini, kami serahkan ke Badan Pengurus Harian SMA Negeri 17 Palembang yang ada di Facebook. Kami sebagai pribadi, maupun sebagai pengurus terpilih sebelum diadakannya pemilihan kembali juga membuka diri untuk menerima kritik, saran membangun dalam membentuk keorganisasian solid bagi seluruh alumni SMA Plus Negeri 17 Palembang. Terima kasih.

Selasa, Juli 14, 2009

Anggaran Rumah Tangga IA+17 Palembang

ANGGARAN RUMAH TANGGA
IKATAN ALUMNI SMA PLUS NEGERI 17 PALEMBANG
(IA+17 Palembang)

BAB I. UMUM
Pasal 1
1. Anggaran Rumah Tangga adalah penjabaran lebih lanjut serta merupakan aturan pelaksanaan dari Anggaran Dasar dan dapat diubah oleh Musyawarah Nasional.
2. Ketentuan Anggaran Rumah Tangga tidak boleh bertentangan dengan ketentuan Anggaran Dasar.

BAB II. KEANGGOTAAN
Pasal 2
STATUS
a. Anggota Biasa adalah setiap lulusan SMA Plus Negeri 17 Palembang.
b. Anggota Luar Biasa adalah staf pengajar dan karyawan tetap di SMA Plus Negeri 17 Palembang minimal tiga tahun.
c. Anggota Kehormatan adalah mereka yang berjasa dan mempunyai andil dalam pengembangan pendidikan.
d. Status Anggota Luar Biasa dan Anggota Kehormatan diberikan oleh Pengurus Pusat melalui Surat Keputusan Pengurus Pusat IA+17 Palembang.

Pasal 3
PENERIMAAN ANGGOTA
- Pendaftaran dan penerimaan anggota biasa IA+17 Palembang dilaksanakan setiap saat pada pengurus pusat atau pengurus wilayah.
- Setiap alumni dianggap sah menjadi anggota biasa apabila telah mendaftarkan diri dan membayar uang pendaftaran dan iuran wajib tahunan.
- Apabila ayat 1 dan 2 sudah dipenuhi maka kepada anggota tersebut diberikan kartu anggota, yang berlaku seumur hidup.
- Bagi anggota kehormatan tidak berlaku ayat 2 dan 3.

Pasal 4
PEMBERHENTIAN ANGGOTA
Anggota berhenti dari keanggotaannya karena meninggal dunia.

Pasal 5
SANKSI-SANKSI ANGGOTA
1. Anggota biasa mendapat sanksi disebabkan :
- Melakukan pelanggaran berat yang merugikan nama baik organisasi.
- Berbuat sesuatu yang bertentangan dengan AD/ART dan peraturan lainnya yang dikeluarkan oleh Musyawarah Nasional.
2. Sanksi yang diberikan kepada anggota biasa dalam bentuk :
a. Dicabut hak suara dan hak bicara.
b. Dicabut haknya untuk memilih dan dipilih.
3. Anggota yang diberikan sanksi berhak mendapatkan kesempatan membela diri dalam forum Musyawarah Nasional IA+17 Palembang atau forum yang sengaja dibentuk untuk maksud tersebut oleh Pengurus Pusat IA+17 Palembang.

BAB III. HAK DAN KEWAJIBAN ANGGOTA
Pasal 6
HAK-HAK ANGGOTA
1. Setiap anggota biasa mempunyai hak sebagai berikut :
a. Mempunyai hak suara dalam setiap rapat yang diselenggarakan;
b. Mempunyai hak memilih dan dipilih;
c. Meminta penjelasan mengenai kebijaksanaan organisasi;
d. Menerima bantuan dari organisasi;
e. Mengikuti segala kegiatan organisasi.
2. Anggota luar biasa dan kehormatan mempunyai hak seperti yang diatur pada pasal 5 ayat 1, kecuali ayat 1.a dan 1.b.

Pasal 7
KEWAJIBAN ANGGOTA
Semua anggota mempunyai kewajiban sebagai berikut :
1. Mematuhi Anggaran Dasar, Anggaran Rumah Tangga, serta keputusan yang dihasilkan oleh Musyawarah Nasional dan Pengurus.
2. Mendukung setiap kegiatan yang dilaksanakan oleh organisasi.

BAB IV. PERMUSYAWARATAN
Bagian I. Musyawarah Nasional
Pasal 8
STATUS
1. Musyawarah Nasional (Munas) merupakan musyawarah pengurus pusat, pengurus wilayah dan anggota IA+17 Palembang.
2. Munas memegang kekuasaan tertinggi organisasi.
3. Munas diselenggarakan 3 (tiga) tahun sekali.

Pasal 9
KEKUASAAN DAN WEWENANG
- Menetapkan Anggaran Dasar, Anggaran Rumah Tangga, peraturan-peraturan pokok organisasi dan program kerja organisasi.
- Memilih Pengurus Pusat berdasarkan musyawarah mufakat atau voting jika musyawarah mufakat tidak memungkinkan.
- Mengesahkan Pengurus Pusat terpilih.
- Membentuk dan atau menetapkan wilayah kepengurusan IA+17 Palembang untuk tingkat wilayah.

Pasal 10
TATA TERTIB
- Pengurus Pusat adalah penanggung jawab penyelenggaraan Munas.
- Peserta Munas terdiri dari Pengurus Pusat, Pengurus Wilayah dan anggota IA+17 Palembang serta undangan Pengurus Pusat.
- Peserta Munas terdiri dari peserta penuh dan peserta peninjau.
- Peserta penuh adalah pengurus pusat, pengurus wilayah, serta anggota biasa.
- Peserta peninjau adalah anggota luar biasa dan anggota kehormatan IA+17 Palembang yang diundang oleh Pengurus Pusat.
- Peserta penuh mempunyai hak suara dan bicara, sedangkan peserta peninjau hanya mempunyai hak bicara.
- Setiap peserta penuh memiliki 1 hak suara.
- Pimpinan sidang dipilih dari peserta penuh Munas.
- Munas dapat dinyatakan sah apabila dihadiri oleh lebih dari separuh jumlah peserta yang ditentukan oleh Pengurus Pusat.
- Apabila ayat 9 tidak terpenuhi, maka Munas diundur selama 1 x 24 jam dan setelah itu dinyatakan sah.
- Setelah penilaian terhadap laporan pertanggungjawaban pengurus pusat oleh Munas, maka kepengurusan pusat dinyatakan demisioner.

Bagian II. Musyawarah Wilayah
Pasal 11
STATUS
- Musyawarah Wilayah (Muswil) merupakan musyawarah anggota wilayah.
- Muswil diselenggarakan setiap 1 (satu) tahun sekali.

Pasal 12
KEKUASAAN DAN WEWENANG
- Menetapkan program kerja wilayah.
- Memilih Pengurus Wilayah berdasarkan musyawarah mufakat atau voting jika musyawarah mufakat tidak memungkinkan.
- Mengesahkan Pengurus Wilayah terpilih.

Pasal 13
TATA TERTIB
1. Peserta Muswil terdiri dari pengurus wilayah, anggota wilayah dan undangan pengurus wilayah.
2. Pengurus wilayah adalah penanggungjawab penyelenggaraan Muswil.
3. Anggota mempunyai hak suara dan bicara, sedangkan undangan hanya mempunyai hak bicara.
4. Pimpinan sidang Muswil dipilih dari anggota wilayah.
5. Muswil dapat dinyatakan sah apabila dihadiri oleh lebih dari separuh jumlah anggota wilayah.
6. Apabila ayat 5 tidak terpenuhi, maka Muswil diundur selama 1 x 24 jam dan setelah itu dinyatakan sah.
7. Setelah penilaian terhadap laporan pertanggungjawaban pengurus daerah oleh Muswil, maka kepengurusan wilayah dinyatakan demisioner.

Bagian III. Musyawarah Luar Biasa
Pasal 14
STATUS
Dalam keadaan luar biasa dapat diselenggarakan Musyawarah Luar Biasa atas inisiatif suatu wilayah dengan persetujuan sekurang-kurangnya melebihi separuh jumlah wilayah yang ada dan mendapat dukungan melebihi separuh dari jumlah pengurus wilayah di seluruh Indonesia.

Bagian IV. Pengurus Pusat
Pasal 15
STATUS
1. Pengurus Pusat adalah Badan Kepemimpinan Tertinggi Organisasi.
2. Masa jabatan Pengurus Pusat adalah 3 (tiga) tahun terhitung sejak SK. Susunan Kepengurusan ditandatangani dan atau serah terima jabatan dari Pengurus Pusat sebelumnya.
3. Ketua Umum Pengurus Pusat hanya dapat dijabat 2 (dua) kali periode secara berturut-turut.

Pasal 16
PERSONALIA PENGURUS PUSAT
- Formasi Pengurus Pusat sekurang-kurangnya terdiri dari Ketua, Sekretaris, Bendahara, dan Bidang-Bidang.
- Persyaratan Pengurus Pusat adalah anggota biasa IA+17 Palembang, Warga Negara Indonesia yang mempunyai kepribadian yang baik, akhlaq dan moral yang baik, berprestasi, dedikasi dan loyalitas yang tinggi terhadap IA+17 Palembang dan tidak terlibat partai/organisasi terlarang.
- Apabila Ketua Umum tidak dapat menjalankan tugasnya/nonaktif maka dapat dipilih Pejabat Sementara Ketua Umum oleh Rapat Pleno Pengurus Pusat, sampai terselenggaranya Munas.

Pasal 17
TUGAS DAN KEWAJIBAN
- Melaksanakan hasil-hasil ketetapan Munas.
- Mengumumkan kepada seluruh anggota segala keputusan dan perubahan yang berhubungan dengan organisasi.
- Pengurus Pusat bertanggungjawab kepada Munas.
- Pengurus Pusat yang baru dapat melaksanakan tugasnya setelah dilakukan serah terima jabatan dari Pengurus Pusat sebelumnya.
- Serah terima jabatan dengan segala asset organisasi yang ada dilaksanakan selambat-lambatnya 30 (tiga puluh) hari setelah kepengurusan baru terbentuk.
- Apabila ayat 5 tidak dapat dilaksanakan maka pengurus baru dapat melaksanakan tugasnya sebagaimana hasil ketetapan Munas.
- Melaksanakan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) setiap tahun kegiatan atau setidak-tidaknya 1 (satu) kali selama periode kepengurusan.
- Rakernas Pengurus Pusat merupakan wadah pengambilan keputusan tertinggi dalam kepengurusan Pusat.

Bagian V. Pengurus Wilayah
Pasal 18
STATUS
- Pengurus Wilayah (Pengwil) adalah pembantu dan pelaksana Pengurus Pusat di wilayah.
- Pengwil dibentuk untuk menkoordinir kesatuan organisasi yang dibentuk di daerah (propinsi, kota dan kabupaten) dan atau instansi swasta maupun pemerintah dimana terdapat alumni SMA Plus Negeri 17 Palembang.
- Masa jabatan Pengwil adalah 1 (satu) tahun. Ketua Pengwil hanya dapat dijabat 2 (dua) kali periode secara berturut-turut.

Pasal 19
PERSONALIA PENGURUS WILAYAH
- Formasi Pengwil sekurang-kurangnya terdiri dari Ketua, Sekretaris, Bendahara, dan Bidang-Bidang.
- Persyaratan Pengurus Wilayah adalah anggota biasa IA+17 Palembang, Warga Negara Indonesia yang mempunyai kepribadian baik, akhlaq dan moral yang baik, berprestasi, dedikasi dan loyalitas yang tinggi terhadap IA+17 Palembang dan tidak terlibat partai/organisasi terlarang.
- Apabila Ketua Pengwil tidak dapat menjalankan tugasnya/nonaktif maka dapat dipilih Pejabat Sementara Ketua oleh Rapat Pleno Pengwil, sampai terselenggaranya Munas.

Pasal 20
TUGAS DAN KEWAJIBAN
1. Melaksanakan dan mengembangkan kebijaksanaan Pengurus Pusat tentang berbagai masalah organisasi di wilayahnya.
2. Mewakili Pengurus Pusat dalam menyelesaikan tugas intern lingkungan koordinasi tanpa meninggalkan aspirasi wilayah.
3. Memberikan bimbingan, membina, mengkoordinir dan mengawasi kegiatan cabang dalam wilayah koordinasinya.
4. Menyampaikan laporan kerja kepengurusan minimal 1 (satu) tahun sekali kepada Pengurus Pusat.
5. Melaksanakan segala hal yang diputuskan dalam Muswil.
6. Memberikan laporan pertanggungjawaban kepada Muswil dan bertanggungjawab kepada Pengurus Pusat.
7. Serah terima jabatan dengan segala asset kepengurusan wilayah yang ada dilaksanakan selambat-lambatnya 15 (lima belas) hari setelah pengurusan terbentuk.
8. Apabila ayat 7 tidak dapat dilaksanakan maka pengurus baru dapat melaksanakan tugasnya sesuai dengan amanah Musyawarah Wilayah.

Bagian VI. Badan Pelengkap
Pasal 21
PEMBINA DAN PENASEHAT
- Pembina dan penasehat adalah anggota IA+17 Palembang yang memiliki kapasitas intelektual dan pengalaman organisasi serta karena jabatan strukturalnya yang berhubungan langsung dengan IA+17 Palembang.
- Pembina dan penasehat adalah wadah konsultasi pelaksanaan ketetapan Munas.
- Jumlah anggota Pembina dan Penasehat ditetapkan oleh Pengurus Pusat IA+17 Palembang terpilih.

BAB VII. KEUANGAN DAN PERBENDAHARAAN
Pasal 22
- 30 (tiga puluh) persen dari jumlah penerimaan iuran anggota merupakan bagian Pengurus Pusat.
- 70 (tujuh puluh) persen dari jumlah penerimaan iuran anggota merupakan bagian Pengurus Wilayah.
- Mengenai prosedur penarikan iuran anggota akan diatur melalui pedoman tersendiri yang akan dikeluarkan oleh Pengurus Pusat dengan memperhatikan kondisi di daerah masing-masing.
- Pengaturan pembagian kesejahteraan terhadap pengurus dan anggota yang terkait diatur oleh pengurus pusat dengan kesepakatan pengurus wilayah.

Pasal 23
- Besarnya iuran wajib tahunan ditetapkan oleh Pengurus Pusat.
- Segala sesuatu yang menyangkut keuangan, baik uang keluar ataupun masuk, harus dibukukan dan disertai bukti-bukti sah serta dapat dipertanggungjawabkan.
- Setiap permohonan bantuan dan pemasukan keuangan yang diperoleh panitia, tim-tim dan bidang-bidang harus dilaporkan kepada Pengurus Pusat/Pengwil.
- Setiap tahun Pengurus Pusat dan Pengwil harus menyusun laporan keuangan dan dapat diaudit.

BAB VIII. PERUBAHAN ANGGARAN RUMAH TANGGA
Pasal 24
Perubahan Anggaran Rumah Tangga ini hanya dapat dilakukan oleh Munas.

BAB IX. ATURAN TAMBAHAN
Pasal 25
Setiap anggota IA+17 Palembang dianggap telah mengetahui isi Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga ini setelah ditetapkan.

BAB X. PENUTUP
Pasal 26
Anggaran Rumah Tangga ini mulai berlaku sejak tanggal disahkan.

Disahkan di :
Kota : Palembang
Tanggal : 11 November 2004
Oleh :
Ketua Sidang (Henderi)
Anggota 1 (Muhammad Setyadi)
Anggota 2 (Dedi Purwanto)

*) Dalam Musyawarah Nasional I IA+17 Palembang, Selasa-Kamis/9-11 November 2004, bertempat di Ruang Serba Guna SMA Plus Negeri 17 Palembang.

Anggaran Dasar IA+17 Palembang

ANGGARAN DASAR
IKATAN ALUMNI SMA PLUS NEGERI 17 PALEMBANG
(IA+17 Palembang)

MUKADDIMAH
Berkat rahmat Tuhan Yang Maha Esa dan dengan niat untuk ikut mengemban tanggung jawab sesuai dengan kemampuan profesional yang dimiliki, pada tanggal 10 November 2004, para Alumni SMA Plus Negeri 17 Palembang sepakat untuk membentuk dan mengembangkan organisasi IKATAN ALUMNI. Organisasi ini berpedoman pada Anggaran Dasar sebagai berikut :

BAB I. UMUM
Pasal 1
NAMA DAN TEMPAT KEDUDUKAN ORGANISASI
1. Organisasi ini bernama “Ikatan Alumni SMA Plus Negeri 17 Palembang” disingkat “IA+17 Palembang”.
2. IA+17 Palembang berkedudukan di SMA Plus Negeri 17 Palembang, Sumatera Selatan.

Pasal 2
WAKTU
IA+17 Palembang didirikan di Palembang tanggal 10 November 2004 untuk waktu yang tidak terbatas.

Pasal 3
ASAS
IA+17 Palembang berasaskan Ketuhanan Yang Maha Esa.

Pasal 4
TUJUAN
IA+17 Palembang bertujuan untuk :
- Mengkoordinir dan membina setiap bentuk kegiatan Alumni SMA Plus Negeri 17 Palembang di seluruh wilayah hukum Indonesia.
- Memotivasi Alumni SMA Plus Negeri 17 Palembang untuk mengembangkan segenap potensinya, baik akal, keilmuan, budaya yang bersifat kreatif dan aplikatif.
- Memberikan sumbangan pemikiran kepada SMA Plus Negeri 17 Palembang untuk peningkatan mutu pendidikan.
- Memupuk, membina persahabatan dan persaudaraan sesama Alumni SMA Plus Negeri 17 Palembang.
- Membangun jaringan serta menjalin kerjasama dengan berbagai pihak. Berperan aktif dalam kegiatan-kegiatan sosial dan kemanusiaan.
- Mengembangkan dan meningkatkan kepekaan, kepedulian, peranan dan solidaritas Alumni SMA Plus Negeri 17 Palembang terhadap almamater.

Pasal 5
SIFAT
1. IA+17 Palembang adalah satu-satunya wadah organisasi bagi Alumni SMA Plus Negeri 17 Palembang yang berwenang mengkoordinasi dan membina segala kegiatan Alumni SMA Plus Negeri 17 Palembang di seluruh wilayah hukum negara Kesatuan Republik Indonesia.
2. IA+17 Palembang merupakan organisasi independen dan tidak menganut suatu aliran politik tertentu.
3. IA+17 Palembang adalah organisasi yang bersifat keilmuan dan kekeluargaan.

BAB II. LAMBANG
Pasal 6
LAMBANG ORGANISASI
Lambang organisasi IA+17 Palembang adalah sebagai berikut:

Pasal 7
ARTI DAN MAKNA LAMBANG
1. Tulisan IA+17 Palembang melambangkan identitas anggota perkumpulan yang merupakan Ikatan Alumni SMA Plus Negeri 17 Palembang.
2. Tanda Plus atau Tambah menunjukkan keseimbangan yang kokoh, keunggulan dan keprofesionalan organisasi dalam mendukung pembangunan nasional.
3. Warna hijau menyimbolkan SMA Plus Negeri 17 Palembang sebagai kampus hijau.
4. Warna hitam menyimbolkan tentang sifat kuat, elegan dan loyalitas terhadap almamater.

BAB III. KEANGGOTAAN
Pasal 8
KEANGGOTAAN
1. Keanggotaan IA+17 Palembang terdiri dari :
a. Anggota Biasa.
b. Anggota Luar Biasa.
c. Anggota Kehormatan.
2. Syarat-syarat keanggotaan diatur dalam Anggaran Rumah Tangga.
3. Hak dan kewajiban anggota diatur dalam Anggaran Rumah Tangga.
4. Sifat keanggotaan diatur dalam Anggaran Rumah Tangga.

BAB IV. ORGANISASI
Pasal 9
KELENGKAPAN ORGANISASI
IA+17 Palembang memiliki kelengkapan organisasi sebagai berikut :
- Musyawarah Nasional.
- Pengurus Pusat.
- Pengurus Wilayah.
- Rapat Kerja.
- Musyawarah Luar Biasa

Pasal 10
KEPENGURUSAN
- Pengurus Pusat berkedudukan di Palembang, Propinsi Sumatera Selatan.
- Pengurus Wilayah berkedudukan di Ibukota Propinsi yang bersangkutan dan untuk propinsi yang tidak mencapai anggota 10 orang maka dilakukan penggabungan dengan Pengurus Wilayah terdekat dengan propinsi tersebut.
- Pengurus Wilayah bertanggung jawab kepada Pengurus Pusat.

Pasal 11
MUSYAWARAH
1. Musyawarah Nasional (Munas) merupakan forum musyawarah untuk mengevaluasi kinerja Pengurus Pusat sebelumnya, memilih dan membentuk Pengurus Pusat baru serta menentukan arah kebijakan program organisasi.
2. Musyawarah Wilayah (Muswil) merupakan forum musyawarah untuk memilih dan membentuk pengurus wilayah sebagai pembantu pelaksana kebijakan pengurus pusat.
3. Musyawarah Luar Biasa dapat diselenggarakan pada kondisi tertentu dan diatur selengkapnya dalam Anggaran Rumah Tangga.

Pasal 12
KEUANGAN
Sumber keuangan dan kekayaan IA+17 Palembang diperoleh dari :
a. Iuran anggota.
b. Bantuan yang bersifat tidak mengikat.
c. Usaha-usaha yang sah dan tidak bertentangan dengan hukum dan tujuan IA+17 Palembang yang bersifat tidak mengikat.

BAB V. PERUBAHAN ANGGARAN DASAR
Pasal 13
Anggaran Dasar IA+17 Palembang dapat diubah berdasarkan keputusan Musyawarah Nasional IA+17 Palembang yang diputuskan oleh sekurang-kurangnya 2/3 (dua per tiga) suara dari jumlah peserta anggota yang hadir pada Musyawarah Nasional IA+17 Palembang bersangkutan.
BAB VI. LAIN-LAIN
Pasal 14
PEMBUBARAN ORGANISASI
Pembubaran IA+17 Palembang hanya dapat dilakukan oleh keputusan Musyawarah Nasional yang diadakan untuk maksud tersebut dan dihadiri oleh minimal 2/3 (dua per tiga) dari jumlah anggota biasa dan disetujui oleh sekurang-kurangnya 2/3 (dua per tiga) anggota yang hadir.

Pasal 15
PERATURAN PERALIHAN
1. Peraturan-peraturan dan kebijakan yang ada tetap berlaku selama belum diadakan perubahan dan tidak bertentangan dengan Anggaran Dasar.
2. Hal-hal yang belum diatur dan ditetapkan dalam Anggaran Dasar ini, diatur dalam Anggaran Rumah Tangga dan atau Peraturan Organisasi.

Disahkan di :
Kota : Palembang
Tanggal : 10 November 2004
Oleh :
Ketua Sidang (Henderi)
Anggota 1 (Muhammad Setyadi)
Anggota 2 (Dedi Purwanto)

*) Dalam Musyawarah Nasional I IA+17 Palembang, Selasa-Kamis/9-11 November 2004, bertempat di Ruang Serba Guna SMA Plus Negeri 17 Palembang.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...