Minggu, Juni 13, 2021

Cerdas Memahami Pemberitaan Kesehatan Mental Melalui Webinar Unika Musi Charitas & WCC


Kamu pernah baca berita-berita tentang pemerkosaan? Menurutmu siapa yang salah? Pelaku atau korban? Tentu pelaku yang salah bukan. Namun pemberitaan yang muncul di media massa seringnya menyudutkan korban. Entah karena pakaiannya, wajahnya atau tubuhnya yang memancing pelaku untuk berbuat jahat. Bahasa yang digunakan oleh para jurnalis pun kadang sengaja dibuat agar pembaca berimajinasi kotor, padahal jelas-jelas pemberitaan tersebut adalah kedukaan bagi korban dan keluarganya.

Pemberitaan tentang kesehatan mental selalu berseliweran di media baik media konvensional maupun media sosial. Mulai dari bully, pemerkosaan, hingga pembunuhan senantiasa muncul setiap harinya. Faktanya, pemberitaan mengenai kasus kekerasan seksual dan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) seringkali tidak imbang sehingga menimbulkan persepsi negatif bagi para korban. Hal ini tentunya sangat meresahkan.

Sabtu, Mei 08, 2021

P4K KEMPLEE: Pengembangan P4 (Product, Price, Place, Promotion) Kewirausahaan KEMPLEE (Kemplang Lele) Pada UMKM Anugerah Lele di Desa Pulau Harapan, Sembawa, Banyuasin, Sumatra Selatan


Sumarni Bayu Anita

Program Studi Ilmu Komunikasi, STISIPOL Candradimuka – Jl. Swadaya Sekip Ujung Palembang  

E-mail: sb.anita@gmail.com


ABSTRAK

P4K KEMPLEE adalah singkatan dari Pengembangan P4 (Product, Price, Place, Promotion) Kewirausahaan Kemplang Lele. P4K KEMPLEE menjadi tema besar pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) STISIPOL Candradimuka Tahun 2020 yang dipilih oleh Kelompok 10 untuk diterapkan di lokasi KKN terpilih, yakni pada UMKM Anugerah Lele di Desa Pulau Harapan, Sembawa, Banyuasin, Sumatra Selatan. Tema Kewirausahaan Mandiri yang dipilih dapat mempelajari tentang dunia kewirausahaan atau entrepreneur ini lebih menantang untuk diterapkan karena mahasiswa dapat belajar sekaligus mencoba menerapkan teori-teori yang didapat di bangku kuliah untuk membantu UMKM Anugerah Lele lebih mengembangkan usahanya. Pengembangan Konsep 4P atau P4 dalam Marketing Mix, yakni Product, Price, Place, Promotion dipilih sebagai teori utama dalam pelaksanaan KKNT SC Kelompok 10. Berdasarkan Creswell (2010), maka penelitian ini termasuk penelitian dengan pendekatan kualitatif karena ingin memahami bagaimana kaitan antara pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) STISIPOL Candradimuka yang dilakukan selama 1-31 Desember 2020 dengan Pengembangan P4 (Product, Price, Place, Promotion) Kewirausahaan Kemplang Lele pada UMKM Anugerah Lele di Desa Pulau Harapan, Sembawa, Banyuasin. Dari hasil analisis ditemukan bahwa tema Kewirausahaan Mandiri akan sangat efektif dalam pengembangannya dengan menuntut keaktifan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) dalam membimbing dan memberikan tugas kepada mahasiswanya. Mahasiswa KKNT Kelompok 10 dengan baik menawarkan program pengabdian masyarakat yang efektif dilaksanakan pada UMKM Anugerah Lele dengan nama Panca Aksi KKNT SC 10, yakni (1) Penamaan brand, (2) Pembuatan logo produk, (3) Pembuatan akun media sosial, (4) Pelaksanaan seminar kewirausahaan, dan (5) Pemberian bantuan sarana produksi.

Kata Kunci: 4P Pemasaran, Kewirausahaan Mandiri, UMKM Anugerah Lele, Desa Pulau Harapan

Minggu, Maret 29, 2020

Segar Percaya Diri Dengan Mandi Parfum Vitalis Body Wash

Siapa sih yang gak mau tampil segar percaya diri setiap hari? Seluruh perempuan di dunia pasti ingin tampil demikian. Bukan hanya untuk menarik perhatian lawan jenis. Tampil percaya diri juga dapat meningkatkan kemampuan untuk bersosialisasi sehingga dapat tampil lebih optimal untuk mendukung aktivitas sehari-hari. Tampil segar percaya diri pertama kali dilihat dari tubuh. Karenanya tubuh yang segar, harum, cerah, dan sehat adalah hal utama yang harus dimiliki. Untuk itu kita perlu merawat tubuh agar keinginan tersebut dapat diwujudkan.

Nah sekarang, kamu gak perlu sering-sering perawatan ke spa kecantikan untuk mendapatkan tubuh yang segar percaya diri. Sudah ada Vitalis dengan produk body wash-nya yang kaya dengan parfum menawan yang siap membuatmu lebih percaya diri. Kamu belum pernah mendengarnya? Jadi penasaran kan tentang bagaimana keunggulan produk-produknya? Kebetulan, di tulisan ini, saya ingin mengajak kamu untuk mengenal lebih jauh tentang Vitalis Body Wash. Yuks, dibaca lebih lanjut.

Jumat, Maret 20, 2020

GAYA DAN MODEL PRODUKSI, DISTRIBUSI DAN KONSUMSI GAUN PENGANTIN DI ERA GLOBALISASI


Oleh : Sumarni Bayu Anita

Program Studi Ilmu Komunikasi, STISIPOL Candradimuka – Jl. Swadaya Sekip Ujung Palembang  

E-mail: sb.anita@gmail.com


BAB I PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah

Setelah meninggal, putri Inggris Lady Diana Spencer nyatanya masih meninggalkan warisan berupa sejumlah koleksi busana. Sang desainer, Elizabeth Manuel, melelang koleksi mantan istri Pangeran Charles ini di Inggris pada 8 Juni 2010 lalu. Di antara busana tersebut, terdapat satu gaun yang digunakan Lady Diana di hari pernikahannya. Harga lelang terendah gaun pengantin ini adalah 30.000 Euro atau setara Rp 340 juta. Gaun Diana ini dianggap bersejarah karena mengubahnya menjadi sosialita.  

Tak hanya Lady Diana, banyak tokoh atau selebriti luar negeri bahkan dalam negeri pun ada yang ikut berlomba dalam memberikan tampilan berbeda pada gaun pengantin mereka untuk kemudian berharap menjadi bagian dalam sejarah fashion. Gaun pengantin yang dikenakan dalam momen pernikahan tentunya akan selalu dikenang dua sejoli yang mengikat janji suci. Namun, selain menjadi elemen pernikahan yang menampilkan keindahan, gaun pengantin juga menunjukkan gengsi sang pengantin terhadap publik yang melihatnya. Tercatat gaun pengantin rancangan seorang perancang busana dari Beirut, Lebanon, Jad Gandhour, menjadi gaun pengantin termahal yang pernah ada atau bisa dikatakan sebagai yang paling mahal di dunia. Gaun yang sengaja dibuat untuk Miami International Fashion Week yang dilaksanakan pada 18-21 Maret 2010 lalu di Miami, Amerika Serikat itu memiliki nilai seharga US$ 1,5 juta atau setara dengan Rp 13,6 milyar. 

Selain gengsi yang tercermin dalam bentuk nominal atau segi ekonomi, faktor keunikan turut mempengaruhi seseorang berani tampil beda dalam visualisasi gaun pengantin yang mereka kenakan di hari pernikahan. Pengantin di Guang Zhou, China mencetak rekor gaun pengantin terpanjang di dunia dengan panjang 219 meter. Gaun ini diciptakan oleh seorang perancang bernama Andreas Evstratiou di Paphos, Cyprus pada bulan Februari 2007. 

Kamis, September 05, 2019

Menikmati HokBen di Palembang, Menyelami Identitas Makanan Ala Jepang Bagi Wong Kito

Selamat datang HokBen di Kota Palembang! Akhirnya orang Palembang yang juga dikenal dengan sebutan Wong Kito dapat menikmati ragam menu makanan ala Jepang yang ditawarkan oleh HokBen untuk pertama kali pada tanggal 30 Agustus 2019 di Lantai 2 Palembang Icon. Penantian yang cukup lama jika dilihat dari lahirnya Hokben di Indonesia, yakni tahun 1985 di Jakarta Pusat. Hanya beda satu tahun lebih muda dari usia saya yang kelahiran 1984. Akhirnya setelah usia HokBen yang ke-34 tahun, restoran makanan yang dibangun oleh Hendra Arifin, seorang Warga Negara Indonesia asli ini bisa ikut mewarnai dunia kuliner di kota yang sudah terkenal lebih dulu dengan panganan pempeknya ini.

Makanan dan Manusia
Makanan dan manusia memang dua unsur yang tidak akan pernah dapat terpisahkan. Sama halnya dengan analogi mobil dan bahan bakar minyak (bbm) atau handphone dan baterai. Keduanya menunjukkan bahwa tanpa ketersediaan yang lain, maka yang  lainnya menjadi tak berdaya. Menurut Abraham Maslow dalam Teori Kebutuhan Dasar Manusia, menyebutkan bahwa manusia mempunyai lima kebutuhan. Adapun lima kebutuhan ini membentuk tingkatan atau hirarki dari yang paling penting hingga yang tidak penting dan dari yang mudah hingga yang sulit untuk didapat.

Minggu, September 01, 2019

Empat Tahun Menjadi Ketua Jurusan Ilmu Komunikasi STISIPOL Candradimuka (10 September 2015 - 10 September 2019)

Selamat datang bulan September! Tak terasa detik-detik pergantian struktural di Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (STISIPOL) Candradimuka akan dilaksanakan. Pergantian yang kini dilaksanakan setiap 4 tahun sekali. Iya, tak terasa ini sudah tahun ke-4 saya menjadi Ketua Jurusan Ilmu Komunikasi STISIPOL Candradimuka Periode 2015-2019. Maka, dalam kesempatan yang sangat baik ini, izinkan saya mendokumentasikan tentang sejarah yang sempat saya ukir selama kepemimpinan saya. Kamu juga mau tahu? Ayo, kita sama-sama membaca yaa…

Sabtu, Juli 06, 2019

Yamaha X-RIDE Tampil Sensasional dengan Warna Baru

Yamaha Indonesia melakukan penyegaran terhadap motor matik bergaya adventure, Yamaha X-RIDE melalui tampilan warna baru yang semakin mendukung gaya berpetualang masa kini. Peluncuran perdana warna baru tersebut berlangsung di Sentral Yamaha Palembang, pada Jumat (5/7), dengan dihadiri oleh dua pembalap Monster Energy Yamaha Factory Team yang akan berlaga di kejuaraan dunia Motor Cross Grand Prix (MXGP) 2019, yaitu Jeremy Seewer (25) dan Romain Febvre (28).

Sebanyak dua warna baru dipersembahkan secara khusus oleh Yamaha Indonesia khusus bagi mereka yang memiliki jiwa berpetualang sejati. Kedua warna tersebut meliputi Racing Blue yang mengkombinasikan warna biru agresif khas Yamaha dengan stripping putih yang mampu memberikan kesan stylish pada motor.

Lalu ada Extreme Green, yang memadukan warna hijau tua yang terkesan tangguh dengan tambahan stripping eye catching berwarna oranye yang mana perpaduan kedua warna tersebut sukses mempertegas karakter motor adventure sejati pada Yamaha X-RIDE.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...