"Nigo Hari" berarti tiga hari. Jadi, aku ke sana untuk acara yasinan di hari ketiga. Karena gak direncanain jadi aku gak bisa full mengikuti acara. Aku datang sambil nganter Mbak Mirda. Kami berangkat bareng dari GSC Patal menuju Pusri jam 5 sore. Sesampai di sana, aku disuguhi segelas air putih dan 3 buah kue kojo. Aku ambil satu, rasanya lumayan.
Aku juga gak tahu, kenapa aku sulit sekali menolak untuk hadir kalau diundang orang, acara apapun. Baik pernikahan, syukuran, atau yasinan. Kalau aku ada waktu, ada kesempatan, aku pasti mengusahakan untuk datang. Aku hanya merasa ini saatnya aku menabung silahturahmi, karena suatu saat pasti ada saja manfaatnya. Tapi, sungguh kok, semua ini semata-mata karena Allah SWT. Yah, mumpung masih diberi kenikmatan sehat, jadi gak ada salahnya bersilahturahmi kan?
Aku pulang jam 6.30 malam, usai sholat Magrib. Emang gak bisa sampe selesai, abis jarak rumah kakek Mbak Mirda dan rumahku kan lumayan jauh. Well, semoga tetap tabah menghadapi cobaan ini ya, Mbak Mirda... Allah pasti sayang kita, kok!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar