Rabu, Januari 18, 2012

Berkebun Makanan di Kedai Kebun Restaurant

Sekarang saya lagi gila berkebun. Gila = punya passion gueddee.... Hee! Mo tau gegaranya apa? Ya itu, gara-gara demen maen games My Farms. Padahal laptop saya jadi suka mati-mati sendiri gegara kebanyakan maen games. Padahal juga, saya mulai keranjingan maen games tersebut pas lagi dikejer deadline pengumpulan proposal tesis. Alhasil, kadang proposalnya yang harus diacuhkan sejenak. Fiuuh, untungnya masih ada batas waras untuk memprioritaskan kepentingan. Seperti yang saya tulis dipostingan sebelumnya, saya udah sukses mengumpulkan proposal tersebut on time Senin kemaren! Dan sekarang, urusan berkebun tersebut kembali dilanjutkan...

Nah, ngomong-ngomong tentang kebun, saya jadi inget Kedai Kebun Restaurant. Ini salah satu tempat makan yang asyik juga yang pernah saya kunjungi dengan promo voucher dari DealKeren. Kemaren saya beli 3 voucher dengan nilai Rp 15.000,- untuk voucher seharga Rp 30.000,- Yak, kamu bener, jadi diskonnya itu 50 persen. So, dengan mengantongi voucher sebesar Rp 90.000,-, saya bersama suami dan anak saya, kemudian menghabiskan voucher itu dalam satu waktu. Tepatnya pada hari Senin, 31 Oktober 2011 yang lalu.

Pertama kali menginjakkan kaki ke sana, suasana kebunnya emang langsung terasa sih. Coz, ada daun di mana-mana. Hehehe! Gerbangnya aja dari tanaman. Trus, resto utamanya, ada pohon beringin di tengah-tengahnya. Ornamen lampu utamanya juga, dari ranting-ranting pohon yang ujung-ujungnya dikasih lampu-lampu kecil gitu. Unik deh pokoknya. Pertama dateng, sebenernya kami ambil posisi di atas paling luar, jadi bisa liat jalan. Tapi, lantaran tiba-tiba ujan, buru-buru masuk ke dalam deh... Iyalah, kasian Fafa juga kalo mo tetep bertahan di tempat yang sebenernya paling mantep di sana. Hee...

Senin, Januari 16, 2012

Fighting for WISUDA!

Baru sekarang bisa merasa lega. Coz, tadi pagi udah ngumpulin proposal tesis ke jurusan Kajian Budaya dan Media UGM. Semalem tidur jam 2 jee... Biasa, kalo udah mepet otak makin rapet alias makin tokcer! Hahaha...

Sebenernya blom bisa merasa puas dengan hasil sementara ini. Ya iyalah, masih njelimet sebenernya. Tapi setidaknya emang udah jauh lebih jelas arahnya ketimbang pas pertama kali presentasi pas kuliah seminar. Gimana gak, di detik-detik terakhir mo ngeprint buat dikumpul pun sempet-sempetnya kembali mengubah judul. Judul tesisku apaan? Hee... Biasalah, tabu kalo menyebutkan judul tesis kalo bukan ke orang yang tepat sasaran. Tepat sasaran = dosen pembimbing, narasumber untuk diwawancara, ato rekan diskusi...

Yang jelas temen-temen sekelas pasti tau. Dan sebaliknya, saya juga tahu tesis mereka apaan. Yang jelas juga gak pada sama. Smua pada nyari keunikan masing-masing. So do I!

Kamis, Desember 15, 2011

Saya dan DealKeren

Ini posting saya yang ke-11 tentang DealKeren. Sebuah tulisan yang saya janjikan untuk Mas Reza Yazdi, salah satu bagian dari Tim DealKeren itu sendiri. Orang yang memberikan saya senyum sumringah setiap dua minggu sekali karena bisa terus menjadikan DealKeren sebagai bagian dari hidup saya. Hee, ada temen saya bilang, ini seperti sebuah lingkaran kesenangan. Saya sih memang meresponnya dengan sebuah anggukan yang mantap. Hee, penasaran lingkaran kesenangan apaan? Lanjutkan aja bacanya, yaa...

Seperti posting cerita pertama saya tentang DealKeren, saya kenal DealKeren pada pertengahan Mei 2011 lalu. Merchant yang pertama kali saya coba adalah Bluma Family Salon dan sampai saat ini saya sudah pernah melakukan deal di 18 merchant melalui situs ini. Kalau berdasarkan tulisan, berarti sudah 10 merchant yang saya kisahkan di blog ini, sedangkan yang lainnya masih rapi tersimpan di folder. Namun makna tersimpan di folder di sini sendiri bermacam-macam, ada yang memang belum dipakai atau ditukarkan, ada yang batal digunakan, dan ada juga yang memang sudah digunakan tapi menunggu giliran untuk dipostingkan ceritanya.

Tentang definisi apa itu DealKeren, saya sarankan temen-temen kembali membaca tulisan saya yang pertama saja tentang DealKeren Story. Saya tidak mau wasting note mengenai hal itu. Namun mungkin bahasa simpelnya, kalo emang temen-temen lagi gak punya waktu untuk membaca ulang, DealKeren adalah sebuah situs diskon yang memberikan promo diskon kepada semua membernya. Diskon ini berkisar 50 – 90 % untuk setiap merchant yang melakukan kerjasama promo di situs living social terbesar di Indonesia ini. Yups, sebuah tawaran yang sangat menarik bukan?

Senin, November 14, 2011

Wisata Kuliner ke Restoran Taman Pringsewu

Akhirnya, aku bisa wisata kuliner ke Restoran Taman Pringsewu. Seneng! Hee... Abis, selama ini cuma bisa ngeliat plang namanya saja yang ada di sepanjang Jl. Wates, Jl. Ring Road, jalan-jalan yang selama ini sering kulalui antara rumah dan kampus. Salah satu plang yang selalu aku lihat, tentu saja yang tepat ada di lorong masuk rumahku, Jl. Wates Km. 14 Yogyakarta.

Setali tiga uang sama aku, suamiku pun juga begitu. Blom pernah wisata kuliner di sini. Alasannya? Tidak ada moment khusus yang membuat kita bener-bener harus ke sini. Hh... Begitulah, ada banyak hal yang menjadi prioritas. Tapi, lagi-lagi karena DealKeren, alasan untuk mencoba makan-minum di restoran yang beralamat di Jl. Magelang km 9, Mulungan, Sleman, Yogyakarta, Telp: (0274) 867978/0852-92371080, Fax: (0274) 5867708 bukan menjadi hal yang mustahil.

Voucher diskon DealKeren menawarkan voucher senilai Rp 35.000,- dengan harga Rp 15.000,- saja! Jadi berapa tuh diskonnya? Yak, betul 57%! Jadi kemaren, aku pun beli 4 voucher. Yah, biar agak puas maemnya... Hee...

Senin, November 07, 2011

Idul Adha & Malbi Daging Sapi

Selamat Hari Raya Idul Adha (10 Dzulhijjah 132 H)! Yaa, slalu menjadi warga negara yang patuh atas kebijakan pemerintahnya, so... slalu juga merayakan hari raya sesuai dengan tanggal yang ditentukan oleh pemerintah, para cerdik pandai di negeri ini. Tak mundur, apalagi maju. Seperti halnya Idul Adha kali ini, saya merayakannya pada hari Minggu, 6 November 2011. Agak sebal sebenarnya, kenapa tanggal merah tahun ini kebanyakan jatuh di hari Minggu! Yaa, gitu, libur yang dijamak tapi sangat MERUGIKAN for us!

Gara-gara libur yang gak libur, imbasnya suamiku gak pulang di lebaran haji ini. Waktunya so mepeeet! Hee... Yah, ditambah lagi, dia harus mengikuti training di weekend yang sama. Alhasil, aku berlebaran hanya bersama Fafa, mbahnya Mas Rudy, dan para tetangga di sini.

Lebaran haji di sini memang agak berbeda dengan di Palembang. Pertama, dia gak ada bedanya dengan hari biasa selain ketika malam takbiran dan hari lebarannya. Ketika malam takbiran, para muadzin dan beberapa anak kecil di sini mengumandangkan gema takbir hingga hampir tengah malam dari musholla yang tepat berada di depan rumah. Hee, iya, jadi suaranya benar-benar terdengar jelas dan menjadi pengantar tidur di malam takbiran. Sebelum-sebelumnya, waah... Biasa saja. Kalo di Palembang kan, suasana lebaran haji hampir mirip dengan lebaran Idul Fitri. Rumah-rumah menyiapkan kue kering, ada ketupat dan opor ayam, ada juga maaf-maafan antara keluarga dan tetangga. Tapi di sini? Mm... Tidak ada.

Kamis, Oktober 27, 2011

Menikmati Message Tradisional di Aya Syifa Spa Yogyakarta

Aku suka perawatan di Aya Syifa Spa Yogyakarta. Sebelum ada tawaran voucher diskon dari DealKeren, aku udah pernah perawatan di sini. Tepatnya ketika masih ngekost di kawasan Pandega Bakti, Jl. Kaliurang Km. 5 Yogyakarta sekitar setahun yang lalu. Setidaknya sebulan sekali aku ambil perawatan di sini. Jujur, aku harus mengakui kalo terapis di sini enak banget pijitannya.*terutama Mbak Eka! I love u! Hee....* Pas di badan dan lama! Hehehe! Alhasil, ketika tiba-tiba ada tawaran dari DealKeren, akupun langsung ambil 5 voucher diskon yang sebesar 70 persen itu!

Jadi... Dengan nilai Rp 50.000,- kita cuma membayar Rp 15.000,- aja! Keren ya?! Kemaren sih, cuma ambil 5 karena sebelumnya akupun menghitung masa berlakunya. Menurut peraturan awal, voucher tersebut berlaku mulai 31 Juli 2011 – 15 September 2011. Mepet banget kan? Itung punya itung, yo wes 5 ajaaa... Eh, gak taunya, ke sininya, karena keterbatasan terapis dan tempat, pihak Aya Syifa Spa Yogyakarta sendiri yang kemudian memperpanjang masa berlaku voucher DealKeren sampai dengan Desember 2011. *tahu gitu, tak ambil 10 deh... hee!*

Dengan beralamat di Jl. Pandega Asih VI No. 6 Yogyakarta Telp: 0897 – 6838123, Aya Syifa Spa menyediakan jasa perawatan kecantikan khusus untuk wanita muslimah. Kata Aya diambil dari bahasa Sunda yang berarti ada sedangkan Syifa berasal dari bahasa Arab yang berarti obat, jadi arti keseluruhan adalah ada pengobatan. Pengobatan yang dimaksud oleh Aya Syifa Spa ini adalah ketenangan hati, kejernihan pikiran, kesehatan badan sehingga memancarkan kecantikan luar dalam seorang wanita. Menarik juga ya, definisinya?

Jumat, Oktober 14, 2011

Nanamia Pizzeria? Perfecto...

DealKereeeeen.... Stay cune di Yogya yaaa.... Jangan kemana-mana!!! Hehehe... Abis, kalo bukan karena voucher diskon-nya DealKeren, saya sekeluarga terancam gak bisa wisata kuliner seru lagi. Hehehe! Kayak wisata kuliner ke Nanamia Pizzeria yang saya lakukan bersama suami dan anak saya pada hari Sabtu, 1 Oktober 2011 lalu. Deuuuh, perfecto banget deh ternyata....

Deal Nanamia Pizzeria ini sebenarnya sudah saya ambil lama. Sekitar dua bulan yang lalu. Tapi, baru bisa digunakan bulan Oktober ini lagi-lagi karena agenda suami saya yang baru bisa pulang ke Yogyanya sebulan sekali. Hee... Dilema Aku Bukan Bang Toyib! So, saat dia pulang, acara wisata kuliner to Nanamia Pizzeria pun dilakukan!

Hal pertama yang dilakukan adalah reservasi tempat yang lokasinya berada di Jl. Moses Gatotkaca B 13 - 16 Gejayan Yogyakarta 55281 Telp: (0274) 556494 ini. Kalo ketentuannya 3 hari sebelumnya, saya seminggu sebelumnya udah reservasi. Hehehe! Abis, ini kudu tanggal 1 Oktober, gak bisa hari lain. Fiuuuh, untungnya emang bisa. Jadi dengan modal dua voucher DealKeren di tangan yang senilai Rp 30.000,- (dapet diskon 53%, jadi satunya Rp 14.000,-), saya pun let’s go ke Nanamia Pizzeria itu!
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...