Jumat, Mei 19, 2017

Rakornas Pariwisata II 2017: Home is Indonesia

Bahagia, saya bisa menjadi bagian dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pariwisata II Tahun 2017 dengan tema INDONESIA INCORPORATED 20.000 Homestay Desa Wisata 2017, Home is Indonesia yang dilaksanakan oleh Kementerian Pariwisata Republik Indonesia. Mengetahui rencana-rencana besar negara ini untuk mengembangkan pariwisatanya sebenarnya sudah menjadi minat saya sejak bertahun-tahun yang lalu.

Jalan hidup sebagai blogger yang kemudian bisa membawa saya di ruangan ini sekarang, di Birawa Hall, Hotel Bidakara Jakarta, Komplek Bidakara, Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 71-73 Pancoran Jakarta Selatan 12870, Kamis-Jumat/18-19 Mei 2017. Bergabung dalam Tim GenPI (Generasi Pesona Indonesia) Provinsi Sumatera Selatan dibawah arahan Ibu Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Irene Camelyn Sinaga, AP, M.Pd.

Sabtu, Mei 06, 2017

Baru Diluncurkan, GenPI Sumsel 9 Jam Trending Topic No 1 di Twiterland

Wow. Dua jempol buat GenPI --Generasi Pesona Indonesia-- Sumatera Selatan (Sumsel). Lebih dari 9 jam, menduduki posisi paling puncak dalam daftar trending topic nasional di Twitter. Sejak pukul 10.00 hingga malam, hastag #GenPISumsel masih bertengger di tangga paling atas.

"Istimewa!  Terima kasih para netizen, bloggers,  vloggers, youtubers, selebgram dan semua aktivis media sosial yang turut menyemarakkan peluncuran GenPI Sumsel di media online dan media sosial," ucap Kadispar Sumsel Irene Camelyn Sinaga di Hotel Arista, Palembang, Sabtu, 6 Mei 2017.

Minggu, April 16, 2017

Goa Harimau Baturaja, Rumah Nenek Moyang Orang Sumatera (Part 3)

“Mbak Nita, sehat?!!” ujar Kak Robby dari balik setir. “Hahaha, sehat Kak! Ayo, kita lanjuuut!!!” jawab saya yang kemudian disertai tawa renyah anggota Tim Pesona Sriwijaya yang lain. Kami berlima kali ini, saya (@anitashiva88), Kak Robby Sunata (@robbysunata), Mbak Kiting (@paramiswari), Kerrick (@kerrick23 dan @palembangkulukilir) dan Momon (@momonreborn dan @palembangterkini) pun memulai perjalanan.

Memulai Perjalanan Ke Baturaja
Jarak tempuh dari Lubuk Linggau ke Baturaja adalah 276 km (7 jam) melalui Lahat atau Jalan Raya Lintas Tengah. Jalanan cukup baik dan kami pun dapat menikmati pemandangan Bukit Barisan menjelang senja. Saya tetap di mobil, yang lain pada keluar mobil untuk mengambil gambar Bukit Barisan itu. Terutama Mbak Kiting yang saya lihat begitu antusias untuk mengambil scene gambar dengan cara melompat-lompat di tengah jalan. Kak Robby dengan sabar mencoba memahami keinginan Mbak Kiting yang saya hitung lebih dari 20 menit kami berhenti di pinggir jalan itu. Kenapa lama? Ya karena harus hati-hati, di antara mobil yang juga melintas di jalan itu. Hahaha, saya ini baru di level blogger yang penting dapet gambar sebagai bukti cerita. Saya paham harusnya bisa lebih dari itu, tapi prinsip saya sekarang memang tidak harus itu. Haha... Jangan pusing yaa...

Sabtu, April 15, 2017

Ceria di Kampung Warna Warni Lubuk Linggau (Part 2)

Hari sudah menunjukkan pukul 5 sore saat kami mulai berjalan keluar dari titik pertemuan Tim Pesona Sriwijaya menuju Lubuk Linggau, di Kantor Dinas Budaya dan Pariwisata Provinsi Sumatera Selatan yang ada di Jl. Demang Lebar Daun, Kav. 9, Lorok Pakjo, Ilir Barat I, Palembang – Sumatera Selatan 30151. Dengan menggunakan Avanza putih, kami berempat, saya (@anitashiva88), Kak Robby Sunata (@robbysunata), Mbak Kiting (@paramiswari), dan Kerrick (@kerrick23 dan @palembangkulukilir) pun memulai perjalanan.

Perjalanan Kita Mulai
Perjalanan kami kali ini menuju Kota Lubuk Linggau. Salah satu kota administrasi yang ada di Provinsi Sumatera Selatan selain Kota Palembang. Adapun jarak normal antara Palembang ke Lubuk Linggau adalah 315,5 km (7 jam 30 menit) via Sekayu dan kamipun memilih jalan itu. Menjelang pukul 20.30 WIB kamipun tiba di Rumah Makan Sate Ponorogo Pak Senen di daerah Betung – Banyuasin. Yups, perut sudah kriuk-kriuk, meski tadi mampir ke Indomaret untuk mempersiapkan amunisi selama perjalanan. Saya sendiri memesan sate kambing dan es jeruk. You know lah, I love sate kambing very much.. Haha!

Jumat, April 14, 2017

Tim Pesona Sriwijaya Dalam Cerita Nita (Part 1)

Saya sedang memesan ice cream Paman Sam di sekitaran Sekip Palembang saat handphone saya berdering, dan telfon dengan menggunakan aplikasi Whatsaps masuk, dari Kak Robby Sunata. “Ya, hallo, Kak Robby,” sambut saya kepada orang yang saya kenal saat mengikuti event Palembang Heritage Walk, 18 Februari 2017 lalu, pukul 14.00-16.00 WIB. Suatu event di mana kita diajak untuk berjalan menyusuri bangunan-bangunan tua yang ada di Palembang. Kak Robby menjadi Koordinator acaranya saat itu.

Palembang Heritage Walk
Pada event Palembang Heritage Walk: Story From The Oldest City, ditemani budayawan Palembang, Kak Yudhy Syarofie, dengan peserta yang berjumlah 115 orang, kita diajak mengunjungi Gedung Jacobson Sekanak, Kuto Besak Theater Restaurant, Balai Prajurit, dan Kantor Walikota Palembang. Selain itu, juga ada moment tanya jawab bersama Kepala Dinas Pariwisata kota Palembang KM Isnaini Madani di ruang pertemuan Kantor Walikota Palembang. Saya sempat kebagian voucher Teh Aba senilai Rp 50.000 dari event itu. Lumayan, bisa cicip martabak mozarellanya Teh Aba yang maknyus.

Minggu, April 02, 2017

Singapura Seru Bareng di Palembang Icon

Yuhuuu!!! Sabtu saatnya seru-seruan nih. Pertama, saya happy coz saat menjemput Fafa dari sekolahnya di TK YP Indra II Palembang, ternyata tadi saat sekolah dia memenangkan Juara II Lomba Mewarnai dari Faber Castel. Dia mendapatkan trophy karena itu. Senangnya dia, akhirnya bisa dapet trophy juga setelah beberapa kali mengikuti perlombaan mewarnai. Alhasil trophynya dibawa-bawa terus. Termasuk ketika saya harus ke Palembang Icon hari ini, Sabtu, 1 April 2017 untuk menghadiri acara Meet Up Blogger untuk acara Singapore Seru Bareng. Padahal saya bawa mobil, tapi Fafa gak mau meninggalkan trophynya di mobil dan selalu membawanya dengan tas pink Hello Kitty-nya.

Senin, Maret 27, 2017

Nyamannya Facial di Wardah Beauty House Palembang

Awalnya saya memang diundang di acara Beauty Gathering With Wardah yang dilaksanakan di Ombre Cafe Palembang, Minggu, 26 Februari 2017. Namun karena tidak teliti membaca email yang masuk di akun gmail saya, saya melewatkan undangan itu. Hik hik, sedih berbie... Tahu-tahu esok harinya saya baru sadar bahwa email undangan itu sudah terkirim jauh sebelum hari H. Ya udah, saya hanya bisa lihat posting teman sesama blogger yang lain di akun instagram mereka. Jujur, beneran sedih, coz keliatannya menarik banget acaranya.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...