Minggu, April 16, 2017

Goa Harimau Baturaja, Rumah Nenek Moyang Orang Sumatera (Part 3)

“Mbak Nita, sehat?!!” ujar Kak Robby dari balik setir. “Hahaha, sehat Kak! Ayo, kita lanjuuut!!!” jawab saya yang kemudian disertai tawa renyah anggota Tim Pesona Sriwijaya yang lain. Kami berlima kali ini, saya (@anitashiva88), Kak Robby Sunata (@robbysunata), Mbak Kiting (@paramiswari), Kerrick (@kerrick23 dan @palembangkulukilir) dan Momon (@momonreborn dan @palembangterkini) pun memulai perjalanan.

Memulai Perjalanan Ke Baturaja
Jarak tempuh dari Lubuk Linggau ke Baturaja adalah 276 km (7 jam) melalui Lahat atau Jalan Raya Lintas Tengah. Jalanan cukup baik dan kami pun dapat menikmati pemandangan Bukit Barisan menjelang senja. Saya tetap di mobil, yang lain pada keluar mobil untuk mengambil gambar Bukit Barisan itu. Terutama Mbak Kiting yang saya lihat begitu antusias untuk mengambil scene gambar dengan cara melompat-lompat di tengah jalan. Kak Robby dengan sabar mencoba memahami keinginan Mbak Kiting yang saya hitung lebih dari 20 menit kami berhenti di pinggir jalan itu. Kenapa lama? Ya karena harus hati-hati, di antara mobil yang juga melintas di jalan itu. Hahaha, saya ini baru di level blogger yang penting dapet gambar sebagai bukti cerita. Saya paham harusnya bisa lebih dari itu, tapi prinsip saya sekarang memang tidak harus itu. Haha... Jangan pusing yaa...

Sabtu, April 15, 2017

Ceria di Kampung Warna Warni Lubuk Linggau (Part 2)

Hari sudah menunjukkan pukul 5 sore saat kami mulai berjalan keluar dari titik pertemuan Tim Pesona Sriwijaya menuju Lubuk Linggau, di Kantor Dinas Budaya dan Pariwisata Provinsi Sumatera Selatan yang ada di Jl. Demang Lebar Daun, Kav. 9, Lorok Pakjo, Ilir Barat I, Palembang – Sumatera Selatan 30151. Dengan menggunakan Avanza putih, kami berempat, saya (@anitashiva88), Kak Robby Sunata (@robbysunata), Mbak Kiting (@paramiswari), dan Kerrick (@kerrick23 dan @palembangkulukilir) pun memulai perjalanan.

Perjalanan Kita Mulai
Perjalanan kami kali ini menuju Kota Lubuk Linggau. Salah satu kota administrasi yang ada di Provinsi Sumatera Selatan selain Kota Palembang. Adapun jarak normal antara Palembang ke Lubuk Linggau adalah 315,5 km (7 jam 30 menit) via Sekayu dan kamipun memilih jalan itu. Menjelang pukul 20.30 WIB kamipun tiba di Rumah Makan Sate Ponorogo Pak Senen di daerah Betung – Banyuasin. Yups, perut sudah kriuk-kriuk, meski tadi mampir ke Indomaret untuk mempersiapkan amunisi selama perjalanan. Saya sendiri memesan sate kambing dan es jeruk. You know lah, I love sate kambing very much.. Haha!

Jumat, April 14, 2017

Tim Pesona Sriwijaya Dalam Cerita Nita (Part 1)

Saya sedang memesan ice cream Paman Sam di sekitaran Sekip Palembang saat handphone saya berdering, dan telfon dengan menggunakan aplikasi Whatsaps masuk, dari Kak Robby Sunata. “Ya, hallo, Kak Robby,” sambut saya kepada orang yang saya kenal saat mengikuti event Palembang Heritage Walk, 18 Februari 2017 lalu, pukul 14.00-16.00 WIB. Suatu event di mana kita diajak untuk berjalan menyusuri bangunan-bangunan tua yang ada di Palembang. Kak Robby menjadi Koordinator acaranya saat itu.

Palembang Heritage Walk
Pada event Palembang Heritage Walk: Story From The Oldest City, ditemani budayawan Palembang, Kak Yudhy Syarofie, dengan peserta yang berjumlah 115 orang, kita diajak mengunjungi Gedung Jacobson Sekanak, Kuto Besak Theater Restaurant, Balai Prajurit, dan Kantor Walikota Palembang. Selain itu, juga ada moment tanya jawab bersama Kepala Dinas Pariwisata kota Palembang KM Isnaini Madani di ruang pertemuan Kantor Walikota Palembang. Saya sempat kebagian voucher Teh Aba senilai Rp 50.000 dari event itu. Lumayan, bisa cicip martabak mozarellanya Teh Aba yang maknyus.

Jumat, Maret 17, 2017

Keseruan ASPIKOM Sumsel Berpetualang ke Goa Putri Baturaja

Hari masih gelap, saat saya minta tolong sepupu yang juga mahasiswa saya di STISIPOL Candradimuka, Horia Oktaviyana untuk mengantar saya ke Dunkin Donuts Demang Lebar Daun Palembang, Rabu, 15 Maret 2017. Usai menunaikan sholat subuh kami langsung berangkat dengan menggunakan motor ke titik pertemuan para pengurus Asosiasi Pendidikan Tinggi Ilmu Komunikasi (ASPIKOM) Koordinator Wilayah Sumatera Selatan (Sumsel) itu.

Jarak rumah ke Dunkin Donuts memang tidak terlalu jauh, sekitar 7 menit kami sudah tiba. Di Dunkin Donuts sudah ada Ketua ASPIKOM Sumsel, Rahma Santhi Zinaida, M.I.Kom (Universitas Bina Darma) di atas mobil Avanza yang juga akan membawa kami menuju Baturaja hari itu. Menyusul kemudian datang rekan sesama dosen STISIPOL Candradimuka, Herfriady, MA dan Andri Farid, M.Si (Universitas Bina Darma). Sepupu saya sudah langsung pulang sambil berpesan agar dia yang mengantar dan menjemput Fafa sekolah hari itu.

Rabu, Maret 08, 2017

Thank You Allah SWT, Saya Bisa 3 Kali Tiup Lilin Hari Ini

Saatnya saya bersyukur. Bisa tetap sehat di usia cantik, di angka cantik, 33 tahun. Hari ini, Rabu, 8 Maret 2017, saya merayakan itu. Bersama orang-orang yang saya kasihi dan mengasihi saya. Ucapan selamat datang dari berbagai sosial media, BBM, Whats App, Facebook, Instagram, Line, maupun langsung menjabat tangan, sun pipi kanan dan kiri. Hehe..

Malam-malam sudah ada yang kasih selamat di BBM, thank you untuk Herlin Chaniago, alumni tempat saya mengabdi di Ilmu Komunikasi STISIPOL Candradimuka Palembang. Mulai pagi datang, sosial media tidak berhenti memberitahukan bahwa ada yang mengucapkan selamat ulang tahun dengan doa-doa indah yang tentu saya amini semua.

Selasa, Maret 07, 2017

Azalea, Produk Dari Natur Yang Menyejukkan

Saya percaya setiap produk menawarkan keunggulan tersendiri. Kesan tersendiri. Cinta tersendiri. Bertemu dengan Azalea juga demikian. Saya jatuh hati dengan pandangan pertama pada produknya dan event blogger yang terselenggara di Palembang pun seperti itu: menyejukkan.

Meski sempat diundur beberapa kali, akhirnya saya diundang sebagai blogger untuk hadir di acara Azalea Inspired By Natur The Real Hijab Hair Care. Bertempat di Equatore Rooftop Cafe, Komplek Mall Palembang Square, Barong Hotel, Lantai 5, Minggu, 5 Maret 2017, pukul 10.00-13.20 WIB. Saya datang pukul 10.30 WIB, sempat bingung karena belum pernah ke Equatore sebelumnya, namun wah setelah tahu, tempatnya keren banget euy untuk nongki-nongki Wong Palembang. Hehe...

Selasa, Januari 31, 2017

Januari 2017: Awal Tahun Yang Menyenangkan

Mulai bulan ini, setiap akhir bulan saya mau mulai menulis tentang rangkuman kegiatan menarik yang saya lakukan selama satu bulan itu. Syukur-syukur saya bisa flash back ke belakang karena banyak sekali kegiatan yang sayang sekali jika tidak terdokumentasikan. Bagi saya blog kadang menjadi media dokumentasi pribadi. Kegiatan menulis blog yang sudah dimulai sejak tahun 2008 lalu ini ikut menjadi pengingat bahwa saya terus bertumbuh. Cerita hidup itu selalu ada dan kadang menarik untuk diceritakan. Bagi saya juga hidup adalah kesempatan satu kali yang tidak bisa terulang lagi. Jadi meski ada peristiwa yang mungkin buruk, namun dengan sedikit mengubah sudut pandang, dia bisa menjadi baik.

Jadi, apa yang akan saya ceritakan selama satu bulan di bulan Januari 2017 kemarin? Akan ada 8 hal utama yang berkesan bagi saya di setiap bulan. Kok 8? Ya, karena saya suka angka 8. Saya lahir di tanggal 8, jadi saya merasa hokinya di angka itu. Jadi, inilah 8 hal yang saya sukai di bulan Januari tahun 2017:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...