Selasa, Desember 02, 2008

Talk Show Komedi


Salah satu format yang sering digunakan televisi dalam menampilkan wacana ”serius” adalah talk show. Talk show merupakan wacana broadcast yang bisa dilihat sebagai produk media maupun sebagai talk-oriented terus-menerus. Sebagai produk media, talk show dapat menjadi ‘teks’ budaya yang berinteraksi dengan pemirsanya dalam produksi dan pertukaran makna. Sebagai sebuah proses dialog, talk show akan memperhatikan masalah efisiensi dan akurasi, pada aspek: kontrol pembawa acara, kondisi partisipan dan even evaluasi audiens.
Definisi talk show menurut Farlex (2005) dalam The Free Dictionary:
A television or radio show in which noted people, such us authorities in a particular field, participate in discussion or are interviewed and often answer question from viewers or listeners.
(Sebuah acara televisi atau radio, yang mana orang terkemuka, seperti seorang ahli dalam bidang tertentu, berpartisipasi dalam diskusi atau diwawancarai dan kadangkala menjawab pertanyaan dari pemirsa atau pendengar.)
Talk show mempunyai ciri tipikal: menggunakan percakapan sederhana (casual conversation) dengan bahasa yang universal (untuk menghadapi heterogenitas khalayak). Tema yang diangkat mestilah benar-benar penting (atau dianggap penting) untuk diketahui khalayak atau setidaknya menarik bagi pemirsanya. Wacana yang diketengahkan merupakan isu (atau trend) yang sedang berkembang dan hangat di masyarakat. Berdasarkan Keputusan Komisi Penyiaran Indonesia Nomor 009/SK/KPI/8/2004 Tentang Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran Komisi Penyiaran Indonesia pada Pasal 8 disebutkan bila program talk show termasuk di dalam program faktual. Adapun pengertian program faktual merujuk pada program siaran yang menyajikan fakta non-fiksi. Dan ketika tayangan talk show yang menggunakan perspektif komedi seperti Empat Mata – TRANS7 muncul, sewajarnya tarik-menarik antara kepentingan informasi dan kepentingan humor terjadi di dalamnya.
Sebenarnya talk show dikategorikan menjadi dua, yakni yang sifatnya ringan dan menghibur dan yang sifatnya formal dan serius. Namun secara umum, talk show adalah program atau acara yang mengulas suatu permasalahan melalui perbincangan, diskusi, wawancara dan interaksi dengan narasumber dan atau pemirsa, tanpa kehadiran aktor yang memerankan karakter tertentu. Pengkategorian program dan definisi ini dilakukan oleh AGB Nielsen Media Research berdasarkan kesepakatan dengan stasiun televisi (Cakram, 2007:34).
Talk show yang sifatnya formal dan serius umumnya termasuk dalam kategori berita, sementara talk show yang sifatnya ringan dan menghibur termasuk dalam kategori informasi. Untuk kategori yang kedua ini, talk show biasanya disampaikan dalam suasana yang santai dan penuh keakraban dengan mengundang satu atau lebih narasumber untuk membahas topik yang sedang hangat. Topik-topik yang sifatnya ringan dan mudah dicerna oleh pemirsa. Suasana santai dan ringan itu juga tercermin dari kepiawaian sang tuan rumah acara (host) alias moderator yang menghidupkan suasana dengan komentar-komentar atau ulah jahil yang memancing tawa. Tak pelak, moderator menjadi kunci kesuksesan program jenis ini. Untuk itulah, beberapa talk show memilih pelawak atau paling tidak penghibur (entertainer) sebagai host. Kelucuan mereka menjadi salah satu unsur yang diharapkan bisa memikat dan mengikat pemirsa sepanjang berlangsungnya acara.
Bila AGB Nielsen Media Research menyebut kategori talk show yang kedua sebagai talk show kategori informasi, berbeda dengan TRANS7 yang menyebutnya sebagai talk show komedi.
Talk show komedi adalah talk show yang menggunakan perspektif komedi. Perspektif komedi di sini, yakni dengan menempatkan pelawak sebagai host atau presenternya. Jadi komedi itu dimunculkan dari hostnya. Tapi garis besar formatnya adalah talk show. Jadi gambarannya, talk show dengan hostnya seorang pelawak, maka segala aspeknya otomatis dapat dijadikan komedi. (Mardhatillah, wawancara pribadi, 13 April 2007).
Pengertian talk show komedi yang dinyatakan oleh pihak TRANS7 di atas, jelas ditujukan pada program talk show komedi unggulan mereka, Empat Mata dimana Tukul Arwana yang seorang pelawak dijadikan host untuk memandu acara tersebut. Selain Empat Mata, beberapa contoh jenis-jenis talk show komedi yang pernah ditayangkan oleh stasiun televisi swasta tanah air, yaitu: ”Midnite Show” (SCTV – Komeng), ”SMS – Senin Malam Show” (Indosiar – Indro), ”Ceriwis” (TransTV – Indy Barens dan Indra Bekti), ”Dorce Show” (TransTV – Dorce), ”Bincang Bintang” (RCTI – Tika Pangabean), dan ”Om Farhan” (antv – Farhan).
Dari beberapa contoh jenis-jenis talk show komedi di atas, maka dapat disebutkan ciri-ciri dari tayangan talk show komedi, yaitu:
1) Hostnya berasal dari kalangan komedian atau entertainer yang memiliki sense of humor yang cukup tinggi.
2) Tampilan acara segar, menghibur dengan berbagai ulah konyol pengisi acara, dan tema pembahasan yang ringan.
3) Bintang tamu yang dihadirkan selain artis atau tokoh yang telah dikenal publik, juga orang awam yang memiliki keunikan tertentu.

(Sumber: Nita's Skripsi "Talk Show Komedi di Televisi", 2007)

4 komentar:

Michael mengatakan...

salam ibu Sumarni Bayu Anita, saya Michael, mahassiwa esa unggul yang sedang menyusun laporan magang mengenai talkshow..
Saya sedang kesulitan mencari referensi mengenai talkshow, kemudian saya menemukan blog ibu mengenai talkshow di http://nitastory.blogspot.com/2008/12/talk-show-komedi.html.
karena itu saya jadi mendapat gambaran yang cukup jelas. terima kasih..
jika ibu berkenan, bolehkah ibu mengirimkan soft copy skripsi ibu yang berjudul "Talk Show Komedi di Televisi", 2007 sebagai bahan referensi saya..
jika ibu berkenan, bisa mengirimkannya ke email saya di:
mikez_kenshin@yahoo.co.id

terima kasih.

Denny Aryadi mengatakan...

ass..
maap sebelumnya mba anita, saya deny mahsiswa Univ.Budi Luhur jkt. Kalau mba berkena. saya juga ingin soft copy skripsi mab yang berjudlu "Talk Show Komedi Di Televisi" sebagai referensi saya, terima kasih..
dennyaryadi@gmail.com

Denny Aryadi mengatakan...

Ass.
maaf mab nita sebelumnya, saya deny aryadi dari Univ. Budi Luhur, saya sedang melakukan tugas akhir talk show yang bejudul bincang- bincang santai yang membahas seputar pendidikan. jika mba berkenan juga, saya ingin refensi yng mba anita sudah buat.. terima kasih, dennyaryadi@gmail.com

Nabila Novanisa mengatakan...

mba yg pengertian talkshow menurut cakram itu judul bukunya apa? ingin saya masukkan di daftar pustaka mba, terima kasih :)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...