Selasa, Juli 20, 2010

Sakit Hati

Apakah kau pernah sakit hati? Aku pernah, dan mungkin sekarang aku sedang merasakan itu. Sakit hati. Kenapa sakit hati bisa aku atau kau rasakan? Mudah jawabannya, karena kita berhubungan dengan orang lain. Saat kita berhubungan dengan orang lain, maka otomatis kita mengembangkan standar hubungan bila kondisi hati yang ada harusnya hanya kebahagiaan, kesenangan, suka cita. Dan bilamana sakit hati muncul? Jelas, pada saat orang yang berhubungan dengan kita itu bersikap di luar standar yang sudah kita buat sebelumnya.

Jadi, bagaimana cara gampangnya agar kita terhindar dari sakit hati? Yah, kita tidak usah berhubungan dengan orang lain. Cukuplah kebahagiaan itu kau ciptakan sendiri tanpa harus bergantung dengan ada atau tidak adanya seseorang. Mungkin hal ini terdengar egois, tapi memang itu faktanya. Pembelajaran ini baru saja datang ke alam pikiranku usai monolog yang kulakukan ba’da sholat Zuhur.

Menjadi filsuf dadakan kadang membuat kita mengerti diri kita sendiri. Bahwa kita adalah manusia biasa, manusia yang wajar bila diberi cobaan untuk sakit hati, untuk kecewa, untuk menangis, untuk marah, ataupun untuk tidak percaya akan siapapun atau apapun di dunia ini. Kamu manusia, bung! Maka tak selamanya senang kan kau rasakan, sekali-kali sedih pasti iya.

Sabtu, Juli 17, 2010

Saat Awam Memahami Peranan Bea & Cukai


Setiap lembaga yang ada di Republik Indonesia jelas memiliki peran masing-masing yang pada akhirnya bertujuan untuk pembangunan nasional. Kalaupun berkaitan pula dengan perlindungan masyarakat, hal ini tentu menambah peran penting lembaga tersebut. Salah satu lembaga yang memiliki dua peran penting tersebut sekaligus adalah Bea & Cukai. Namun mungkin, masih banyak dari kita yang tidak memahami hal itu karena informasi yang kita dapat cenderung tertutupi oleh banyaknya pemberitaan yang justru tidak berkaitan dengan tugas utama yang diemban oleh Bea & Cukai itu sendiri.

Pengertian Bea & Cukai adalah nama dari suatu instansi pemerintah yang melayani masyarakat di bidang kepabeanan/pabean dan di bidang cukai. Bea & Cukai pada zaman Belanda dulu sering disebut dengan Duane, di negara lain disebut dengan Douanes, Customs, dan lain-lain. Nama resmi dari Bea & Cukai adalah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, disingkat DJBC. Dari segi kelembagaan, DJBC dipimpin oleh seorang Direktur Jenderal atau setara dengan unit eselon 1, yang berada di bawah Departemen Keuangan Republik Indonesia sebagaimana juga Direktorat Jenderal Pajak, Direktorat Jenderal Perbendaharaan dan lain-lain.

Isi Hari Ceria Bersama Tango Waffle Crunchox

Sekarang mungkin menjadi masa-masa yang agak menjemukan buatku. Menunggu dan menunggu. Yah, pasca habis kontrak dari kerjaanku pada pertengahan April 2010 lalu di Palembang, aku memutuskan untuk melanjutkan sekolahku ke jenjang S2 di Yogyakarta. Waktu belajar sudah dilalui, masa tes masuk yang terdiri dari tes TOEFL dan TPA pun sudah dilakukan pada tanggal 23 Juni 2010 lalu. Sekarang adalah masa menunggu pengumuman penerimaan S2 tersebut. Sewaktu habis tes itu memang tidak dijelaskan secara pasti kapan pengumuman akan diberikan. Entah harus menunggu 1-2 bulan, yang jelas pengumuman akan dilakukan melalui media internet.

Selama di Yogyakarta, aku tinggal di tempat mertuaku. Di suatu desa di ujung Jalan Wates Km. 14 Bantul, Yogyakarta. Nama desanya adalah Dingkikan. Aku adalah anak kota, itu harus jujur kukatakan. Entah sampai detik kapan aku merasa terjebak berada di tengah-tengah areal persawahan yang banyak ditumbuhi pohon kelapa dan riuh dengan suara belalang ini. Tapi yang jelas, aku merasa mulai bisa beradaptasi ketika hal yang dulu pernah kurasakan di kota bisa juga kurasakan di sini. Kamu tahu apa? Ya, betul, ketika aku juga bisa menemukan Tango Waffle Crunchox yang kemudian mengganti masa-masa jenuhku dengan masa yang penuh semangat untuk mengisi hidupku dengan hal-hal yang bermanfaat.

Kamis, Juni 03, 2010

Serunya di Universal Studio Singapore!!!


Nah, ini cerita bagian keempat tentang perjalananku ke Singapore bersama simPATI. Ini cerita tentang kegiatan yang aku lakukan di hari kedua di Singapore, Minggu, 30 Mei 2010. Agenda utama kami hari ini adalah menuju Universal Studio Singapore! Cekidot...

Cuaca kurang bersahabat ketika pukul 9.30 pagi kami berangkat dari hotel menuju Universal Studio Singapore yang ada di Pulau Sentosa dengan menggunakan bus. Hujan sempat membasahi bus yang kami tumpangi. Tapi, Allah emang Maha Baik, ketika rombongan tiba di Universal Studio Singapore (USS), cuaca berubah menjadi cerah. Ketika sampai di depan gate USS, kami langsung foto group dengan menggunakan kaos sponsor utama acara ini, simPATI. Jadi, semuanya langsung berubah merah membara... Wrrr.... Hehehe!

Tiket masuk USS sudah dibeli panitia via internet jauh hari sebelumnya. Wajar aja, wahana ini kan baru dibuka, jadi mesti banyak orang yang penasaran pengen mencoba. Untuk tiket sendiri, kalo kubaca di dinding tiket box harganya 36,9 Dolar Singapore untuk dewasa dan 26,9 Dolar Singapore untuk anak-anak. Lumayan yah, kalo dikurskan ke Rupiah, itu jadi sekitar Rp 245.000,- kalo untuk yang dewasa. Nah, hari itu tiket sudah sold out. Jadi, untuk masuk USS kayaknya dibatasi jumlahnya, gak asal bisa beli, trus bisa masuk.

Yuks, Shopping di Bugis Street!!!

Okeh, nih cerita bagian ketigaku tentang perjalananku ke Singapore bersama simPATI. Pokoknya mo segera ditulis aja, dan dishare ke teman-teman biar gak keburu lupa. Hee... Nah, kemaren kan, ceritaku sampe di Marlion Bay dan Hotel Conrad Centennial Singapore. Sekarang, aku mo cerita sisanya. Semoga semua bisa terselesaikan di bagian ini. Coz, sore ini kan rencana mo berangkat ke Yogyakarta dari Serang. Takutnya, di sana gak sempet buat internetan lama.

Jadi, setiba di hotel usai dari Merlion Bay, aku bersama teman sekamarku, Chika memilih untuk istirahat sebentar. Wih, ketika kepala udah nempel di bantal hotel rasanya gak mo lepas lagi, mo terlelap aja mikirnya... Tapi, masa udah jauh-jauh ke Singapore cuma buat tidur? Ya udah, jadi pada pukul 3, kami pun berencana jalan-jalan untuk mengisi acara bebas yang ditawarkan pihak panitia. Rombonganku terdiri dari aku, Chika, Meta, Fanny, dan Billy. Kami berlima memutuskan untuk ke Bugis Street, sebuah pasar lokal yang menjual banyak cinderamata khas Singapore.

Rabu, Juni 02, 2010

Akhirnya Bisa ke Merlion Bay!

Hallo... Ketemu lagi di ceritaku tentang perjalanan liburanku ke Singapore selama 3 hari karena menang liburan gratis dari simPATI, 29-31 Mei 2010. Ini merupakan ceritaku bagian kedua, bagian pertama kemaren, aku udah menceritakan tentang pengalamanku di Bandara Soekarno Hatta – Jakarta dan di pesawat Air Asia yang kutumpangi. Sekarang, aku mo cerita tentang destinasi pertama kami, setelah sukses menginjak tanah negara yang 70 persennya adalah bangsa Cina ini.

Lantaran tiba di Singapore pukul 11, sedangkan untuk check in hotel adalah jam 1, akhirnya pihak agent travel mengajak kami mengunjungi Merlion Bay. Untung banget, yak? Padahal gak ada schedulle untuk ini sebelumnya. Jadi, mungkin sebagian temen-temen udah pada tahu, Merlion Bay ini adalah maskotnya negara Singapore. Maskot yang berupa patung singa berbadan ikan berwarna putih ini terletak di pinggir dermaga. Patung singa-ikan ini sesungguhnya berjumlah 3 buah, orang Singapore menyebutnya sebagai Merlion Ibu, Merlion Anak dan Merlion Ayah. Beruntungnya lagi, kami sempat melihat ketiga-tiganya!

Selasa, Juni 01, 2010

Go to Singapore, Baby!!!

Hidup itu ADIL
Tuhan itu ADIL
Aku tidak akan pernah dirugikan
Aku pasti selalu beruntung dalam setiap detik kehidupan yang kujalani
Lebih beruntung dari siapapun...
Lebih beruntung dari yang aku tahu...


Yups, kalimat di atas adalah salah satu kalimat motivasi yang kutulis di belakang agenda tahun 2010-ku. Kalimat sederhana yang kubuat ketika ada masalah yang datang suatu ketika. Baru kusadari sekarang bahwa kalimat ini ternyata bukan sekedar kalimat. Hee... Percayalah, Tuhan ternyata benar-benar selalu mendengar... Cateeet... Hehehe!

Awal tahun 2010, kalo temen-temen mo tahu, resolusi untuk jalan-jalanku hanya menargetkan Bali sebagai kota tujuan. Tapi Tuhan ternyata memberi lebih, Ia memberikanku Singapore melalui simPATI. Iya, jadi seperti ceritaku di artikel sebelumnya, aku dinyatakan menang Lomba Menulis Blog tentang Nonton Bareng Robin Hood ke Singapore Bersama simPATI. Dan keberangkatan itu sudah terjadi pada 29-31 Mei 2010 lalu. Nah, sekarang aku mo menceritakan pengalamanku mulai dari hari pertama aku berangkat ke Singapore. Mo tahu, mo tahu? Oke, lanjut baca yaaa!!!

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...