Selasa, Agustus 24, 2010

Arti Sebuah Kehamilan

Selamat datang harapan baru… Selamat datang di kehidupanku. Kami nantikan engkau dengan sabar dan penuh cinta... Tuhan, akhirnya, Kau jawab juga doa-doaku. Kau kabulkan juga permintaanku. Sujud syukur langsung kulakukan saat mengetahui kebenarannya, setelah sebelumnya berharap-harap cemas ketika tahu waktu masa tamu bulananku terlambat datang.

Keyakinanku sebenarnya semakin kuat lewat hal yang tak biasa kutemui. Siang itu, usai sholat Zhuhur, seperti biasa aku mengaji yang dilanjutkan dengan membaca arti dari bacaan Al-Quran yang kubaca saat itu. Sekilas, tiba-tiba aku membaca dengan jelas satu kata di antara terjemahan yang akan kubaca. Satu kata yang selama ini aku harapkan, yaa, kata itu adalah ”kehamilan”. Tak percaya, lalu kucermati satu-persatu lagi kata demi kata yang ada, tapi tidak kutemukan kata yang sebelumnya kubaca. Tuhan, apakah ini suatu pertanda???

Pengalaman itu hanya kusimpan di benakku, karena seminggu sebelumnya, aku yang tidak sabaran ingin melakukan test pack masih memperoleh hasil negatif di alat yang biasa kugunakan. Akhirnya, setelah yakin sudah lewat 10 hari terlambat dari biasanya, aku kembali membeli alat tes kehamilan dengan mutu yang lebih berkualitas dari sebelumnya. Alhamdulillah, kali ini, dua garis merah menyapaku untuk langsung terpana.

Sabtu, Juli 24, 2010

Kuliah S2 Yuks!?

Hai, pa kabar, semuanya? Semoga slalu sehat yaaa... Makasih untuk selalu setia mengunjungi blogku, baik untuk sekadar melihat tanpa nulis koment, ato yang udah menyempatkan waktunya menulis koment, apapun itu. Yang jelas, aku selalu memantau angka pengunjung yang hadir, yaah... sedikit demi sedikit, angkanya udah lumayan. Hee… *klo nulis koment, lebih menyenangkan, sih... ^^*

Oke, sekarang aku mo berbagi cerita lagi untuk kalian semua dan kali ini aku bercerita tentang dunia baru yang akan segera kumasuki. Yups, kuliah lagi! Tapi kali ini di tingkat yang lebih tinggi dari sebelumnya, tepatnya di Sekolah Pascasarjana Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta dengan program studi Kajian Budaya dan Media (KBM).

Tau tentang KBM sendiri karena ngeliat-liat pilihan program studi di situs Pascasarjana UGM bulan Januari 2010 lalu. Kan aku emang nyari yang cocok untuk melanjutkan pendidikanku sebelumnya yang ambil Ilmu Komunikasi. Rasanya sayang untuk ambil jurusan laen, seperti MM ato MAP yang di Palembang sendiri sebenarnya juga ada. Dan ternyata, aku pun udah tergabung di grup facebook KBM itu sendiri karena diundang oleh Mas Anhar, leluhur di organisasi yang kuikuti pas S1, LPM VISI FISIP UNS.

Selasa, Juli 20, 2010

Sakit Hati

Apakah kau pernah sakit hati? Aku pernah, dan mungkin sekarang aku sedang merasakan itu. Sakit hati. Kenapa sakit hati bisa aku atau kau rasakan? Mudah jawabannya, karena kita berhubungan dengan orang lain. Saat kita berhubungan dengan orang lain, maka otomatis kita mengembangkan standar hubungan bila kondisi hati yang ada harusnya hanya kebahagiaan, kesenangan, suka cita. Dan bilamana sakit hati muncul? Jelas, pada saat orang yang berhubungan dengan kita itu bersikap di luar standar yang sudah kita buat sebelumnya.

Jadi, bagaimana cara gampangnya agar kita terhindar dari sakit hati? Yah, kita tidak usah berhubungan dengan orang lain. Cukuplah kebahagiaan itu kau ciptakan sendiri tanpa harus bergantung dengan ada atau tidak adanya seseorang. Mungkin hal ini terdengar egois, tapi memang itu faktanya. Pembelajaran ini baru saja datang ke alam pikiranku usai monolog yang kulakukan ba’da sholat Zuhur.

Menjadi filsuf dadakan kadang membuat kita mengerti diri kita sendiri. Bahwa kita adalah manusia biasa, manusia yang wajar bila diberi cobaan untuk sakit hati, untuk kecewa, untuk menangis, untuk marah, ataupun untuk tidak percaya akan siapapun atau apapun di dunia ini. Kamu manusia, bung! Maka tak selamanya senang kan kau rasakan, sekali-kali sedih pasti iya.

Sabtu, Juli 17, 2010

Saat Awam Memahami Peranan Bea & Cukai


Setiap lembaga yang ada di Republik Indonesia jelas memiliki peran masing-masing yang pada akhirnya bertujuan untuk pembangunan nasional. Kalaupun berkaitan pula dengan perlindungan masyarakat, hal ini tentu menambah peran penting lembaga tersebut. Salah satu lembaga yang memiliki dua peran penting tersebut sekaligus adalah Bea & Cukai. Namun mungkin, masih banyak dari kita yang tidak memahami hal itu karena informasi yang kita dapat cenderung tertutupi oleh banyaknya pemberitaan yang justru tidak berkaitan dengan tugas utama yang diemban oleh Bea & Cukai itu sendiri.

Pengertian Bea & Cukai adalah nama dari suatu instansi pemerintah yang melayani masyarakat di bidang kepabeanan/pabean dan di bidang cukai. Bea & Cukai pada zaman Belanda dulu sering disebut dengan Duane, di negara lain disebut dengan Douanes, Customs, dan lain-lain. Nama resmi dari Bea & Cukai adalah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, disingkat DJBC. Dari segi kelembagaan, DJBC dipimpin oleh seorang Direktur Jenderal atau setara dengan unit eselon 1, yang berada di bawah Departemen Keuangan Republik Indonesia sebagaimana juga Direktorat Jenderal Pajak, Direktorat Jenderal Perbendaharaan dan lain-lain.

Isi Hari Ceria Bersama Tango Waffle Crunchox

Sekarang mungkin menjadi masa-masa yang agak menjemukan buatku. Menunggu dan menunggu. Yah, pasca habis kontrak dari kerjaanku pada pertengahan April 2010 lalu di Palembang, aku memutuskan untuk melanjutkan sekolahku ke jenjang S2 di Yogyakarta. Waktu belajar sudah dilalui, masa tes masuk yang terdiri dari tes TOEFL dan TPA pun sudah dilakukan pada tanggal 23 Juni 2010 lalu. Sekarang adalah masa menunggu pengumuman penerimaan S2 tersebut. Sewaktu habis tes itu memang tidak dijelaskan secara pasti kapan pengumuman akan diberikan. Entah harus menunggu 1-2 bulan, yang jelas pengumuman akan dilakukan melalui media internet.

Selama di Yogyakarta, aku tinggal di tempat mertuaku. Di suatu desa di ujung Jalan Wates Km. 14 Bantul, Yogyakarta. Nama desanya adalah Dingkikan. Aku adalah anak kota, itu harus jujur kukatakan. Entah sampai detik kapan aku merasa terjebak berada di tengah-tengah areal persawahan yang banyak ditumbuhi pohon kelapa dan riuh dengan suara belalang ini. Tapi yang jelas, aku merasa mulai bisa beradaptasi ketika hal yang dulu pernah kurasakan di kota bisa juga kurasakan di sini. Kamu tahu apa? Ya, betul, ketika aku juga bisa menemukan Tango Waffle Crunchox yang kemudian mengganti masa-masa jenuhku dengan masa yang penuh semangat untuk mengisi hidupku dengan hal-hal yang bermanfaat.

Kamis, Juni 03, 2010

Serunya di Universal Studio Singapore!!!


Nah, ini cerita bagian keempat tentang perjalananku ke Singapore bersama simPATI. Ini cerita tentang kegiatan yang aku lakukan di hari kedua di Singapore, Minggu, 30 Mei 2010. Agenda utama kami hari ini adalah menuju Universal Studio Singapore! Cekidot...

Cuaca kurang bersahabat ketika pukul 9.30 pagi kami berangkat dari hotel menuju Universal Studio Singapore yang ada di Pulau Sentosa dengan menggunakan bus. Hujan sempat membasahi bus yang kami tumpangi. Tapi, Allah emang Maha Baik, ketika rombongan tiba di Universal Studio Singapore (USS), cuaca berubah menjadi cerah. Ketika sampai di depan gate USS, kami langsung foto group dengan menggunakan kaos sponsor utama acara ini, simPATI. Jadi, semuanya langsung berubah merah membara... Wrrr.... Hehehe!

Tiket masuk USS sudah dibeli panitia via internet jauh hari sebelumnya. Wajar aja, wahana ini kan baru dibuka, jadi mesti banyak orang yang penasaran pengen mencoba. Untuk tiket sendiri, kalo kubaca di dinding tiket box harganya 36,9 Dolar Singapore untuk dewasa dan 26,9 Dolar Singapore untuk anak-anak. Lumayan yah, kalo dikurskan ke Rupiah, itu jadi sekitar Rp 245.000,- kalo untuk yang dewasa. Nah, hari itu tiket sudah sold out. Jadi, untuk masuk USS kayaknya dibatasi jumlahnya, gak asal bisa beli, trus bisa masuk.

Yuks, Shopping di Bugis Street!!!

Okeh, nih cerita bagian ketigaku tentang perjalananku ke Singapore bersama simPATI. Pokoknya mo segera ditulis aja, dan dishare ke teman-teman biar gak keburu lupa. Hee... Nah, kemaren kan, ceritaku sampe di Marlion Bay dan Hotel Conrad Centennial Singapore. Sekarang, aku mo cerita sisanya. Semoga semua bisa terselesaikan di bagian ini. Coz, sore ini kan rencana mo berangkat ke Yogyakarta dari Serang. Takutnya, di sana gak sempet buat internetan lama.

Jadi, setiba di hotel usai dari Merlion Bay, aku bersama teman sekamarku, Chika memilih untuk istirahat sebentar. Wih, ketika kepala udah nempel di bantal hotel rasanya gak mo lepas lagi, mo terlelap aja mikirnya... Tapi, masa udah jauh-jauh ke Singapore cuma buat tidur? Ya udah, jadi pada pukul 3, kami pun berencana jalan-jalan untuk mengisi acara bebas yang ditawarkan pihak panitia. Rombonganku terdiri dari aku, Chika, Meta, Fanny, dan Billy. Kami berlima memutuskan untuk ke Bugis Street, sebuah pasar lokal yang menjual banyak cinderamata khas Singapore.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...