Tampilkan postingan dengan label Cerita Nita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Cerita Nita. Tampilkan semua postingan

Senin, Desember 25, 2023

Kaleidoskop Sumarni Bayu Anita Tahun 2023


Tahun 2023 menjadi tahun percepatan bagi saya. Setelah beberapa saat, saya merasa seperti di jalan itu-itu saja. Iya, seperti berjalan di tempat. Membiarkan banyak mimpi diundur, ditunda dengan berbagai alasan. Tidak berguna memang untuk menyesali karena mungkin itu menjadi jalan takdir terbaik yang digariskan.

Tahun 2023 sangat bersyukur, meski tertatih beberapa mimpi akhirnya berhasil diwujudkan. Saya mengenali betul diri ini. Jika melihat circle orang-orang hebat di sekeliling saya, saya memang bukan yang paling pintar, bukan yang paling kaya, bukan juga yang paling cantik, apalagi yang paling keren. Namun untuk mengatakan, yang gigih dan tangguh dalam mengejar mimpi, nah itu mungkin bisa jadi saya.

Minggu, Desember 24, 2023

Bandung Adventure di Akhir Tahun 2023


Banyak cerita di tahun 2023, namun cerita di akhir tahun ini benar-benar seperti naik roller coaster. Semua seperti memulai perjuangan kembali dari nol. Terlebih saat diri mulai membuat tantangan baru lagi, melanjutkan pendidikan ke step terakhir. Iya, S3. Rencananya begitu. Saat tulisan ini ditulis, masih proses. Belum fix. Masih berjuang. Hik, hik, hik… Semangaaaat!!!

Namun, selalu ada cerita menarik yang ingin ditulis, dibagi, dan didokumentasikan. Betul, sesuai judul, “Bandung Adventure di Akhir Tahun 2023”. Akhirnya, saya bisa mengajak dua putri kesayangan saya berpetualang bertiga. Kami ke Bandung. Meski dasar perginya adalah untuk melakukan tes masuk itu, namun di sisi lain saya bisa mengajak Fafa dan Anne liburan akhir tahun.

Kamis, September 08, 2022

Junianne Fraurora Gayatri

I CALL YOU HAPPINESS. Anne artinya kebahagiaan. Sebuah doa bukan tentang rasa bahagia tapi hakekat dari nilai bahagia itu sendiri. Dirimu hadir pada akhirnya setelah serangkaian cerita yang panjang. Setelah 10 tahun berlalu, akhirnya Allah SWT menitipkan kembali buah hati dalam rahim ini. Anakku yang kedua setelah Fafa, yang lahir dengan penuh cinta di RS Umum Sriwijaya Palembang pada hari Jumat/25 Juni 2021 pukul 15.37 WIB dengan BB 4,1 kg dan TB 50 cm.

Minggu, Juni 13, 2021

Cerdas Memahami Pemberitaan Kesehatan Mental Melalui Webinar Unika Musi Charitas & WCC


Kamu pernah baca berita-berita tentang pemerkosaan? Menurutmu siapa yang salah? Pelaku atau korban? Tentu pelaku yang salah bukan. Namun pemberitaan yang muncul di media massa seringnya menyudutkan korban. Entah karena pakaiannya, wajahnya atau tubuhnya yang memancing pelaku untuk berbuat jahat. Bahasa yang digunakan oleh para jurnalis pun kadang sengaja dibuat agar pembaca berimajinasi kotor, padahal jelas-jelas pemberitaan tersebut adalah kedukaan bagi korban dan keluarganya.

Pemberitaan tentang kesehatan mental selalu berseliweran di media baik media konvensional maupun media sosial. Mulai dari bully, pemerkosaan, hingga pembunuhan senantiasa muncul setiap harinya. Faktanya, pemberitaan mengenai kasus kekerasan seksual dan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) seringkali tidak imbang sehingga menimbulkan persepsi negatif bagi para korban. Hal ini tentunya sangat meresahkan.

Minggu, Maret 29, 2020

Segar Percaya Diri Dengan Mandi Parfum Vitalis Body Wash

Siapa sih yang gak mau tampil segar percaya diri setiap hari? Seluruh perempuan di dunia pasti ingin tampil demikian. Bukan hanya untuk menarik perhatian lawan jenis. Tampil percaya diri juga dapat meningkatkan kemampuan untuk bersosialisasi sehingga dapat tampil lebih optimal untuk mendukung aktivitas sehari-hari. Tampil segar percaya diri pertama kali dilihat dari tubuh. Karenanya tubuh yang segar, harum, cerah, dan sehat adalah hal utama yang harus dimiliki. Untuk itu kita perlu merawat tubuh agar keinginan tersebut dapat diwujudkan.

Nah sekarang, kamu gak perlu sering-sering perawatan ke spa kecantikan untuk mendapatkan tubuh yang segar percaya diri. Sudah ada Vitalis dengan produk body wash-nya yang kaya dengan parfum menawan yang siap membuatmu lebih percaya diri. Kamu belum pernah mendengarnya? Jadi penasaran kan tentang bagaimana keunggulan produk-produknya? Kebetulan, di tulisan ini, saya ingin mengajak kamu untuk mengenal lebih jauh tentang Vitalis Body Wash. Yuks, dibaca lebih lanjut.

Kamis, September 05, 2019

Menikmati HokBen di Palembang, Menyelami Identitas Makanan Ala Jepang Bagi Wong Kito

Selamat datang HokBen di Kota Palembang! Akhirnya orang Palembang yang juga dikenal dengan sebutan Wong Kito dapat menikmati ragam menu makanan ala Jepang yang ditawarkan oleh HokBen untuk pertama kali pada tanggal 30 Agustus 2019 di Lantai 2 Palembang Icon. Penantian yang cukup lama jika dilihat dari lahirnya Hokben di Indonesia, yakni tahun 1985 di Jakarta Pusat. Hanya beda satu tahun lebih muda dari usia saya yang kelahiran 1984. Akhirnya setelah usia HokBen yang ke-34 tahun, restoran makanan yang dibangun oleh Hendra Arifin, seorang Warga Negara Indonesia asli ini bisa ikut mewarnai dunia kuliner di kota yang sudah terkenal lebih dulu dengan panganan pempeknya ini.

Makanan dan Manusia
Makanan dan manusia memang dua unsur yang tidak akan pernah dapat terpisahkan. Sama halnya dengan analogi mobil dan bahan bakar minyak (bbm) atau handphone dan baterai. Keduanya menunjukkan bahwa tanpa ketersediaan yang lain, maka yang  lainnya menjadi tak berdaya. Menurut Abraham Maslow dalam Teori Kebutuhan Dasar Manusia, menyebutkan bahwa manusia mempunyai lima kebutuhan. Adapun lima kebutuhan ini membentuk tingkatan atau hirarki dari yang paling penting hingga yang tidak penting dan dari yang mudah hingga yang sulit untuk didapat.

Sabtu, Juli 06, 2019

Yamaha X-RIDE Tampil Sensasional dengan Warna Baru

Yamaha Indonesia melakukan penyegaran terhadap motor matik bergaya adventure, Yamaha X-RIDE melalui tampilan warna baru yang semakin mendukung gaya berpetualang masa kini. Peluncuran perdana warna baru tersebut berlangsung di Sentral Yamaha Palembang, pada Jumat (5/7), dengan dihadiri oleh dua pembalap Monster Energy Yamaha Factory Team yang akan berlaga di kejuaraan dunia Motor Cross Grand Prix (MXGP) 2019, yaitu Jeremy Seewer (25) dan Romain Febvre (28).

Sebanyak dua warna baru dipersembahkan secara khusus oleh Yamaha Indonesia khusus bagi mereka yang memiliki jiwa berpetualang sejati. Kedua warna tersebut meliputi Racing Blue yang mengkombinasikan warna biru agresif khas Yamaha dengan stripping putih yang mampu memberikan kesan stylish pada motor.

Lalu ada Extreme Green, yang memadukan warna hijau tua yang terkesan tangguh dengan tambahan stripping eye catching berwarna oranye yang mana perpaduan kedua warna tersebut sukses mempertegas karakter motor adventure sejati pada Yamaha X-RIDE.

Jumat, Juli 05, 2019

Yamaha Thamrin Brothers Gelar Press Conference MXGP 2019

Yamaha Thamrin Brothers menggelar Press Conference Motor Cross Grand Prix (MXGP) 2019 di Yamaha Sentral Palembang hari Jumat, 5 Juli 2019 pukul 09.30-11.30 WIB. Hadir para manajemen Yamaha, termasuk Hiroshi Setogawa selaku Marketing Director PT Yamaha Indonesia Motor Mfg dan dua orang rider internasional, Romain Febvre (France) dan Jeremy Seewer (Switzerland).

Ajang kompetisi balap dunia motor off-road paling bergengsi, yaitu Motor Cross Grand Prix (MXGP) akan kembali diadakan di Indonesia pada tahun ini. Sebanyak dua seri akan berlangsung di dua kota yakni Palembang, Sumatera Selatan (6 – 7 Juli) dan Semarang, Jawa Tengah (13 – 14 Juli).

Yamaha Indonesia "SEMAKIN DI DEPAN" menjadi semangat Yamaha mensponsori MXGP 2019 di tahun ke-2, khusus yang di Palembang digelar di Ogan Permata Indah (OPI) MXGP Circuit, Jakabaring Sport City, Palembang, 6-7 Juli 2019.

Senin, April 08, 2019

Sehari Bersama Yayasan Doktor Sjahrir Forest Talk With Bloggers Palembang

Sebagai blogger, hari ini, Sabtu, 23 Maret 2019 saya sangat beruntung bisa mengikuti acara "Forest Talk With Bloggers" dengan tema Menuju Pengelolaan Hutan Lestari yang digagas oleh Yayasan Doktor Sjahrir (YDS) dan Climate Reality Indonesia.

Senin, Maret 25, 2019

Suzuki Sukses Luncurkan All New Ertiga Suzuki Sport

Harold Donnel, 4W Head Of Brand Development and Marketing Research PT Suzuki Indomobil Sales mengatakan bahwa konsep Suzuki Sport pada All New Ertiga dilakukan untuk memenuhi selera pasar yang menginginkan mobil keluarga di era millennial atau Millenial Parenting dengan tampilan sporty dan fitur modern. “Mobil ini, khusus kami desain untuk Millenial Parenting yang baru memiliki 1-2 anak dan butuh suasana mobil yang nyaman dan modern. Di All New Ertiga Sport ini kami menambahkan sebelas fitur baru,” ucap Harold Sabtu, 24 Maret 2019, di Resto Jade Dragon Star Palembang.

Pada acara Press Conference All New Ertiga Suzuki Sport untuk Kota Palembang yang digelar pada pukul 17.00-18.30 WIB ini juga disampaikan tentang produk knowledge oleh Bapak Arfani - Trainer Suzuki. Dari penjelasan itu, di produk barunya ini, All New Ertiga Suzuki Sport dilengkapi tambahan body kit, seperti Upper & Lower Front Grille, Front Under Spoiler, Side Under Spoiler (Right & Left), Rear Upper Spoiler, dan Rear Under Spoiler. Penambahan tersebut dilengkapi Emblem Suzuki Sport di buritan yang semakin memperkuat citra sporty pada mobil ini.

Sabtu, November 10, 2018

Saya Jatuh Cinta dengan Koko Black & X2 Stardust

Kamu tidak pernah tahu kapan kamu jatuh cinta, sampai pada akhirnya kamu merasakan untuk takut kehilangannya. Itu betul. Tidak hanya ketika kita dekat dengan seseorang. Saya juga merasakan itu ketika mencoba produk dari Exoticon, spesial untuk model Koko Black dan X2 Stardust.

Jujur, saya beruntung mendapatkan kesempatan mencoba 2 produk dari Exoticon ini. Sudah sebulan produk ini dikirimkan ke saya. Namun baru 2 minggu terakhir saya keranjingan menggunakannya di moment-moment khusus saya.

Selasa, September 18, 2018

Tujuh Pengalaman Manis Bersama L.tru

Sabtu, 15 September 2018, pukul 14.00-17.00 WIB mungkin menjadi pengalaman termanis saya di bulan September tahun ini. Bagaimana tidak, saya bisa berkenalan dengan L.tru, sebuah brand hijab fashion dengan Fenita Arie sebagai Brand Ambassador-nya. Perkenalan ini memang dirasa begitu manis. Setidaknya ada 7 hal yang membuat manisnya memang patut dikatakan manis.

1. Memahami Fashion Hijab Style
Saya pernah menulis tentang fashion untuk tugas saya ketika kuliah S2 di Kajian Budaya dan Media UGM tahun 2011 lalu. Judulnya “Gaya dan Model Produksi, Distribusi dan Konsumsi Gaun Pengantin di Era Globalisasi”. Kesimpulan dari tulisan saya waktu itu, bahwa desain atas gaya gaun pengantin memiliki efek, baik atau buruk, pada masyarakat secara keseluruhan. Di era pertengahan dulu, pembedaan ini menyebabkan adanya kesenjangan antara kaum bangsawan dan kaum proletar karena hanya kaum bangsawan saja yang dapat mengenakan gaun pengantin khususnya pada gaun pengantin ala Viktorian.

Minggu, September 02, 2018

Review Loose Powder, Facial Wash dan Lip Matte dari ZAP Clinic

Zaman sekarang, melakukan perawatan wajah ke sebuah beauty clinic adalah sebuah kebutuhan primer. Meski berbagai macam produk sudah banyak di pasaran dengan berbagai macam dan rupa, namun tetap saja, bagi mereka yang ingin berpenampilan lebih menawan: klinik kecantikan lah solusinya.

Pada perayaan ulang tahun Palembang Beauty Blogger yang pertama kemarin, ada salah satu klinik kecantikan di Palembang yang juga ikut menjadi sponsor. Namanya adalah ZAP Clinic.

Sabtu, Mei 26, 2018

All New Ertiga, Mobil Impian Keluarga Indonesia

Saya bahagia, hari ini, Sabtu, 26 Mei 2018, bisa hadir di Atrium Palembang Indah Mall (PIM) untuk menyaksikan Grand Launching All New Ertiga Palembang dengan tagline The New Face of Urban MPV. Rasa grand launching itu semakin menyeruak ketika selimut hitam yang membungkus 3 mobil All New Ertiga yang berwarna Merah, Silver dan Putih secara berbarengan dibuka. Pembukaan selimut itu dilakukan oleh pihak Suzuki Sumatera Selatan (Thamrin Group) dari PT. Nusa Sarana Citra Bakti yang beralamat di Suzuki Kamboja Jl. Mayor Santoso No. 31-38 Palembang – Sumatera Selatan 30121 di hadapan semua undangan, media, dan para pengunjung Palembang Indah Mall yang ada di sana.

Saya ke sana tidak sendirian. Bersama putri kesayangan saya yang masih duduk di kelas 1 SD, Fafa, kami berdua berangkat dari rumah menuju PIM pada pukul 15.45 WIB. Mengendarai Suzuki Karimun Wagon Blue Lagoon yang saya beli di akhir tahun 2014 lalu di Suzuki Kamboja, kami pun melintasi jalanan Palembang yang sangat padat. Alhasil, sempat terjebak macet dari depan Palembang Square hingga lampu merah Simpang DPRD karena sedang ada pembangunan LRT yang dipersiapkan untuk menyambut Asian Games 2018 Jakarta-Palembang.

Sabtu, Mei 12, 2018

Tampil Lebih Struggle Dengan Yamaha Lexi S

Hari ini, Sabtu, 12 Mei 2018, kegiatan saya sangat padat. Dari pukul 08.00 WIB saya sudah harus berada di Gedung 8 Kampus Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (STISIPOL) Candradimuka. Iya, kampus yang berada di Jl. Swadaya Sekip Ujung Palembang ini masih menyelenggarakan sidang skripsi periode 1 tahun 2018 di hari ke-4 juga untuk keempat jurusan bidang S1-nya. Selain Jurusan Ilmu Komunikasi yang saya bidangi, juga ada Jurusan Ilmu Administrasi Negara, Jurusan Kesejahteraan Sosial dan Jurusan Politik.

Seperti 3 hari sebelumnya, hari ini, lagi-lagi saya harus kena telfon dulu oleh Deby Chyntia, pihak BAAK kampus yang menjadi panitia pelaksanaan sidang skripsi. Iya, bukan hal yang patut dicontoh memang, meski keterlambatan yang paling lama saya lakukan itu adalah 15 menit. Masih sempatlah untuk tetap melaksanakan sidang skripsi mahasiswa yang masing-masing berdurasi  1 jam. Tapi yah itu tadi, dering panggilan dari Debby pernah sampai 6 kali menghiasi smart phone saya yang terpaksa tidak saya angkat karena sedang berjuang untuk melesat cepat di tengah macetnya Kota Palembang saat ini.

“Maaf Deb, tadi sudah berusaha lebih pagi berangkatnya, tapi tetap aja kena macet di jalan,” ujar saya ketika tiba dan Deby sudah menunggu di depan pintu Gedung 8. Yah, begini nih, resiko tinggal di kawasan perkotaan yang sedang macet-macetnya karena pembangunan di mana-mana. Terlebih kalau pagi, saya harus mengantar sekolah putri kesayangan saya dulu, Fafa, yang sekarang duduk di kelas 1 SD Muhammadiyah Palembang. Tambah tidak bisa bergerak cepat karena saya menggunakan alat transportasi mobil untuk kemana-mana. Ingin sih, pakai motor, tapi kadang personal image selain sebagai dosen yang juga sebagai Ketua Jurusan Ilmu Komunikasi STISIPOL Candradimuka ini yang membuat saya kembali berpikir.

Minggu, Mei 06, 2018

Senangnya Menggunakan Softlens X2 Bio Glaze

Mata adalah jendela hati. Melalui mata kita bisa melihat segala hal yang indah di hadapan kita. Melihat bunga, makanan, gedung yang tinggi, atau apapun itu yang membuat kita bersyukur memiliki panca indra utama ini. Buat orang Indonesia, mata, yang dalam hal ini bagian irisnya, rata-rata berwarna hitam atau coklat tua. Kadang, keinginan untuk mencoba iris warna lain tentu menghinggapi untuk tampil beda, termasuk saya.

Ketika mendapatkan kesempatan mencoba softlens X2 Bio Glaze dari Exoticon, saya langsung tertarik. Hal ini karena saya pikir, kapan lagi bisa tampil beda, meski kekhawatiran yang kemudian hinggap adalah, “Ah, nanti mata saya cepat kering.” Atau “Aduh, bahaya gak yaa pakai softlens lama-lama?” ikut melanda.

Senin, April 30, 2018

Apapun Kegiatannya, Mio S Motornya

Punya motor Mio sejak kapan? Saya? Sejak 2008. Wih… Udah lama kan? Sepuluh tahun yang lalu. Tepatnya sejak saya kembali ke Palembang setelah lulus S1 dari Jurusan Ilmu Komunikasi Universitas Sebelas Maret Solo. Lulus kuliah, saya langsung diterima bekerja di Super Bimbel GSC, dan menjadi Kepala Outlet untuk Cabang Patal Palembang.

Yang awalnya nggak bisa naik motor, karena bekerja di sini, saya pun “dipaksa” untuk bisa pakai motor dan akhirnya membeli motor. Iya, kalau kerja harus pulang pergi naik angkot, aduh benar-benar menguras kantong. Juga rugi di waktu yang kadang suka di-PHP mamang angkot yang harus ngetem dulu. Benar, motornya: Motor Yamaha Mio.

Saya kayaknya sudah pernah nulis tentang motor kesayangan saya ini sebelumnya. Nah, bener pernah. (Ceritanya abis ngecek postingan blog sebelumnya, hehehe). Coba kalau abis baca tulisan ini, bisa dihaturi melipir ke sini yaaa… (Motor MIO-ku, 12 Desember 2008).

Jumat, Maret 09, 2018

1000 Cinta di Pulau Komodo

Saya masih ingat saat Kak Robby Sunata, Ketua Generasi Pesona Indonesia (GenPI) Sumatera Selatan (Sumsel) yang pertama dan kini sudah hijrah ke Jakarta untuk tergabung dalam GenPI Nasional mengirimkan chat WA di sore hari pada 20 Februari 2018 lalu. Kayak mimpi kedapetan bulan, saya ditawarkan untuk memilih mau ditugaskan ke dua tempat: Labuan Bajo atau Lombok? Kementerian Pariwisata (Kemenpar) Republik Indonesia akan mengirimkan blogger yang juga anggota GenPI di dua tempat tersebut untuk meliput festival pariwisata yang akan diadakan di sana awal bulan Maret 2018.

“Minta waktu mikir Kak Robby, 5 menit aja!” balas saya kemudian. “Iya, cepat ya Yuk Nita!” balas Kak Robby. Zwiiiiing, saya langsung buka laptop, buka google dengan kata kunci “wisata ke labuan bajo”. Waaaah, langsung terlihat di sana tentang adanya Pantai Pink, Taman Nasional Komodo, dan Pulau Padar. Mauuuuu!!! Tidak sampai 5 menit saya rasa, saya sudah WA kembali Kak Robby, “Aku pilih Labuan Bajo Kak! Belum pernah ke sana soalnya!” Dibalas dengan caption tertawa terbahak-bahak oleh Kak Robby sembari menulis, “Oke Yuk Nita, Labuan Bajo yaa… Berangkatnya nanti tanggal 3-6 Maret 2018.”

Setelah melalui masa deg-degan jadi berangkat atau tidak, 10 hari kemudian, keberangkatan itu pun terjadi juga. Cihuuuy!!! Tugas-tugas sebagai dosen ataupun Ketua Jurusan Ilmu Komunikasi STISIPOL Candradimuka Palembang pun digeber untuk diselesaikan segera. Iya, coz kalau sudah di Labuan Bajo, saya mikirnya full hanya sebagai traveller, blogger atau sebagai anggota GenPI Sumsel yang sedang menikmati pariwisata di sini. Tidak boleh diganggu sama urusan yang lain, kecuali untuk urusan-urusan orang-orang terkasih yang selalu bilang kangen setiap kali. Hihihi…

Kamis, Maret 08, 2018

Festival Komodo 2018 Membangun Pariwisata di Nusa Tenggara Timur

Awal Maret 2018 menjadi semakin indah, ketika di sisi timur Indonesia menggelar pesta rakyat yang bertajuk Festival Komodo 2018. Acara yang berupa arak-arakan patung komodo, hewan kebanggaan Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) juga Negara Indonesia ini sesungguhnya sudah ada sejak lama. Namun di dua tahun terakhir tradisi mengarak patung komodo di Labuan Bajo tersebut menjadi lebih terkemas rapi dalam tajuk Festival Komodo.

Kementerian Pariwisata (Kemenpar) Republik Indonesia (RI) bahkan telah memasukkan Festival Komodo ini ke dalam 100 Calendar of Event (CoE) premier berskala internasional dengan target kunjungan 500.000 wisatawan mancanegara di tahun 2019 mendatang. Melalui sebuah branding "Enchanting Labuan Bajo", pemerintah daerah Nusa Tenggara Timur ikut mendukung penuh program pariwisata yang dicanangkan pemerintah pusat tersebut.

"Ajang Festival Komodo 2018 ini merupakan kebanggaan bagi masyarakat Manggarai Barat di kancah nasional maupun internasional. Festival ini diharapkan dapat mewujudkan rencana dan target pariwisata yang sudah ditetapkan," kata Bupati Manggarai Barat, Drs. Agustinus Ch Dula saat membuka resmi Pembukaan Festival Komodo di Lapangan Kampung Ujung, Manggarai Barat, Flores, NTT, Senin (5/3).

Rabu, November 08, 2017

GenPI Sumsel Adakan Famtrip ke Lahat dan Pagaralam Tahun 2017


Ini adalah cerita tentang perjalananku bersama teman-teman komunitasku di Generasi Pesona Indonesia (GenPI) Sumatera Selatan (Sumsel) beberapa minggu yang lalu, yakni Jumat-Minggu, 20-22 Oktober 2017. Perjalanan dengan tajuk “Famtrip GenPI Sumsel ke Lahat dan Pagaralam Tahun 2017” ini sangat istimewa. Diikuti oleh 31 anggota GenPI Sumsel dan 11 orang undangan dari GenPI Kabupaten dan Kemenpar RI, kami sukses menyinggahi 20 destinasi dalam waktu 3 hari 2 malam tersebut.

Day 1, Jumat, 20 Oktober 2017
Waktu sudah menunjukkan pukul 8 pagi saat saya usai memesan ojek online dari rumah saya yang berlokasi di daerah Km. 5 Palembang. Jasa transportasi baru negeri ini yang akan mengantarkan saya ke Stasiun Kertapati - Palembang, sekitar 30 menit dari rumah. Stasiun ini menjadi titik temu pertama seluruh anggota GenPI Sumsel yang akan berangkat ke Lahat dan Pagaralam, hari ini, Jumat, 20 Oktober 2017.

(1) Stasiun KAI Kertapati - Palembang
Setibanya saya di stasiun kereta api itu, anggota GenPI Sumsel lainnya sudah menunggu. Adalah Ade Prabella, anggota GenPI Sumsel yang juga bekerja sebagai masinis PT Kereta Api Indonesia yang membantu pengurusan tiket kereta api kami dari Palembang menuju Lahat.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...